DPP APKLI : Batik Harus Dilestarikan, Dibudayakan Jadi Pakaian Sehari-hari

DPP APKLI : Batik Harus Dilestarikan, Dibudayakan Jadi Pakaian Sehari-hari
Keua DPP APKLI Ali Mahsun (kiri), dan H Hufron produsen batik dari Kab Pekalongan Jawa Tengah




ZONASATUNEWS.COM–Batik adalah bagian tidak terpisahkan dari kekayaan budaya dan peradaban negeri ini. Kita semua memiliki kewajiban dan tanggungjawab melestarikan dan membudayakan, dengan cara memakai batik dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) dr. Ali Mahsun Atmo, M. Biomed, kepada ZONASATUNEWS.COM, Jumat (10/1/2020).

Ali Mahsun menambahkan, bangsa besar akan maujud tatkala mau ‘nguri uri’ tatanan nilai, budaya dan peradaban warisan leluhurnya.

Salah satu produsen batik yang terkenal adalah milik Haji Gufron, Pekalongan. Batik Pekalongan sendiri telah lama terkenal, tidak hanya di Indonesia, tetapi sampai manca negara.




Sebagai wujud nyata dari pembudayaan batik nusantara, khususnya batik Pekalongan, DPP APKLI bertekad akan menggunakan batik dalam kegiatan APKLI maupun kegiatan sehari-hari.

“Terima kasih disampaikan kepada H Hufron yang telah menyampaikan Buah Tangan Batik Pekalongan, insyaAllah insya Allah segera kami jahitkan untuk dipakai dalam kegiatan APKLI, GUMREGAH NUSANTARA dan kehidupan sehari-hari,” ungkap dr. Ali Mahsun Atmo, M. Biomed Ketua Umum DPP APKLI yang juga Pendiri/Presiden GUMREGAH NUSANTARA saat menerima Buah Tangan Dua (2) helai Batik Pekalongan Jateng Karya H Hufron di Cempaka Putih Jakarta Kamis 9 Januari 2020.

Editor : Setyanegara







Tags: , ,
banner 468x60