Ridwan Hisjam Komisi VII DPR RI Mengawasi Percepatan Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Cirebon-Semarang (Cisem)

Ridwan Hisjam Komisi VII DPR RI Mengawasi Percepatan Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Cirebon-Semarang (Cisem)
Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa memimpin rapat koordinasi dengan stakeholder terkait di Semarang, Selasa, 11 Agustus 2020. Saat itu, ia meminta agar Komisi VII DPR RI dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong PT Rekayasa Industri (Rekind) selaku pemenang lelang pipa transmisi ruas Cisem pada 2006 untuk segera melakukan pembangunan.




ZONASATUNEWS.COM, BOGOR–Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) tengah melaksanakan pembangunan pipa transmisi gas bumi pada ruas Cirebon-Semarang (Cisem). Proyek Ruas Trasmisi Cisem ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sesuai Peraturan Presiden 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan.

Anggota Komisi VII DPR Ridwan Hisjam berpesan, masa mendatang merupakan era baru bagi sektor migas yakni era Gas Bumi. Proven reserve minyak bumi sebesar 2.5 miliar barrel. Dengan asumsi rata-rata per tahun 781 ribu BOPD maka kurang dari 9 (Sembilan) tahun minyak bumi akan habis.

“Sedangkan reserve gas bumi konvensional sebesar 100,2 TSCF artinya cadangan kita sangat besar untuk gas bumi, itu bermakna era ke depan era Gas Bumi,” katanya




 

Ridwan Hisjam menegaskan, pembangunan pipa transmisi CISEM memiliki manfaat yang besar yakni mendukung program diversifikasi energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar bersubsidi dan beralih ke penggunaan alternatif gas bumi untuk sektor rumah tangga, transportasi dan industri.

Rakor tersebut menghasilkan 7 (tujuh) kesimpulan, antara lain:
pertama, mendorong PT Rekind agar melakukan pembangunan pipa ruas Cisem paling lambat pada September 2020.

Kedua, mendorong PT Rekind untuk segera menandatangani Gas Transportation Agreement (GTA) dengan PT PGN guna memperoleh Final Investment Decision (FID).

Ketiga, proyek ini merupakan PSN sesuai Perpres 79 tahun 2019.

Keempat, proyek transmisi Cisem bersama dengan pipa transmisi ruas WNTS-Pemping dan ruas Dumai-Sei Mangke sudah masuk dalam usulan Kementerian ESDM untuk ditetapkan sebagai PSN.

Kelima, pipa ruas transmisi Cisem akan mendukung kebutuhan energi dan bahan baku untuk pengembangan kawasan industri di wilayah Batang, Kendal, industri metanol, pembangkit tenaga listrik, serta pemenuhan kebutuhan Kilang Balongan.

Keenam, PT PGN Tbk menjadi Shipper untuk ruas pipa transmisi Gas Bumi Cisem sesuai kesiapan demand.

Ketujuh, akan dilakukan rapat secara berkala untuk memonitor perkembangan pembangunan ruas pipa transmisi Gas Bumi Cisem dengan melibatkan Komisi VII DPR RI, BPH Migas, PT Rekind dan PGN Group sesuai permintaan Gubernur Jawa Tengah.

EDITOR : SETANEGARA







banner 468x60