Soenarko, Dari Militer Ke Bisnis(5): 74% Karyawan SILO Adalah Warga Pulau Sebuku

Soenarko, Dari Militer Ke Bisnis(5): 74% Karyawan SILO Adalah Warga Pulau Sebuku
Sebuku Group, grup perusahaan pertambangan bijih besi yang terintegrasi tengah menguasai cadangan bijih besi di Kabupaten Sebuku, Kalimantan Selatan dengan potensi sebesar 360 juta ton.




Jakarta, Zonasatu News –PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) mengungkapkan investasi pertambangan dan pabrik pengolahan bijih besi di Pulau Sebuku Kalsel sudah beroperasi pada 2004, hingga 2016, tidak pernah mengalami kendala perizinan termasuk dari Pemprov Kalsel. Namun, sejak 2016, izin itu dihambat.

Semestinya, Pemprov Kalsel mendukung keberadaan SILO karena merupakan satu-satunya perusahaan yang kini beroperasi dan menjadi tumpuan hidup warga Pulau Sebuku. Akibat hambatan perijinan pada tahun 2018 karyawan sudah berkurang 300 orang.

Saat ini, dari sekitar 500 karyawan yang 74 persen warga Pulau Sebuku, hanya menerima gaji dan sudah tidak bekerja.
Kondisi tersebut, menurut Henry, berdampak langsung kepada masyarakat Pulau Sebuku karena selama ini warga setempat mengandalkan pendapatan dari pengoperasian SILO.

“Tidak beroperasinya SILO selain meresahkan karyawan, juga warga setempat yang menggantungkan ekonominya dari kami. Dari sekitar 5.000 warga Sebuku, 3.000 waga di antaranya tergantung dari operasi SILO,” katanya.

SILO yang beroperasi di Pulau Sebuku, Kalsel memiliki izin usaha pertambangan bijih besi seluas 12.000 ha.

Saat ini, perusahaan tengah membangun sebanyak empat unit pabrik pengolahan (smelter) dengan kapasitas total 6,3 juta ton bijih besi dengan rencana produksi “sponge ferro alloy” sebanyak 2,2 juta per tahun.

Keseluruhan kapasitas smelter dengan nilai investasi US$ 180 juta tersebut ditargetkan rampung 2021. Namun, sambil menunggu proyek keseluruhan selesai, SILO memproduksi konsentrat dari satu unit “smelter” yang ada. Namun, pengoperasian satu smelter tersebut kini terhenti dan berdampak pada perusahaan, karyawan, dan warga sekitar.

(Selanjutnya ikuti bagian 6)







Tags:
banner 468x60