TKA China di Morowali Itu Terang-terangan Melanggar Undang-undang

TKA China di Morowali Itu Terang-terangan Melanggar Undang-undang




ZONASATUNEWS.COM–Ribut soal TKA China yang akan bekerja di Morowali Sulawesi Tenggara belum surut, Seorang praktisi investasi, yang enggan disebut namanya menyatakan kepada ZONASATUNEWS.COM, TKA China di Morowali itu melanggar UU.

“Yang jelas di Morowali itu melanggar UU tentang TKA.Yang disebut TKA itu ada kategorinya dalam UU, apa saja yang disebut TKA.Yang jelas dalam kategori TKA itu, operator mesin tidak masuk, paling rendah kalau urusan mesin adalah supervisi,” katanya, Minggu (17/5).

Di Morowali itu, tambahnya, operator mesin diisi dari China, makanya jadinya tenaga kerja RRC jadi sangat banyak.

Nanti bisa dibandingkan dengan smelter Freeport. Dokumen Freeport, TKA jumlahnya cumak 10 % dari jumlah tenaga kerja.

“Lalu orang membandingkan dengan TKI di Hongkong, Malaysia, Arab dan lain-lain. Ini perbandingan yang keliru pol dan goblok,”  ujarnya.

Karena negara-negara tersebut dalam Undang Undangnya memang menerima tenaga kerja level itu.

Jadi kasus Morowali itu memang terang-tetangan melanggar UU tentang TKA.
Kenapa operator mesin juga diisi oleh RRC? Karena seluruh manualnya dalam tulisa Cung Kuok.

“Masih ingat kan, pada periode pertama Jokowi kan menghapus aturan tentang kewajiban manual mesin peralatan harus tersedia pula dalam bahasa Indonesia disamping bahasa aslinya,” terangnya.

Setelah Morowali jadi, ‘kan baru ketahuan motifmya.

“Jadi penghapusan (aturan manual dalam bahasa Indonesia) itu pasti syarat dari RRC.Jadi ributlah,” tegasnya.

Editor : Setyanegara







Tags: ,
banner 468x60