Webinar : Efisiensi Energi Di Industri Selama Dan Paska Pandemi

Webinar : Efisiensi Energi Di Industri Selama Dan Paska Pandemi
Dicky Edwin Hindarto




Oleh : DIcky Edwin Hindarto

Di banyak kasus, keterpurukan dari industri kita itu salah satu yang paling utama disebabkan oleh tidak efisiennya energi. Industri semen, baja, tekstil, manufaktur, bahkan pertambangan, cenderung boros dalam pemanfaatan energi yang disebabkan oleh teknologi yang kurang mendukung, proses produksi yang tidak efisien, sumberdaya manusia yang kurang, dan dukungan perbankan yang minim.

Dan ini terus terjadi dan terus terjadi. Bahkan tingkat efisiensi energi di industri di Indonesia kalah oleh beberapa negara ASEAN, apalagi dibandingkan negara maju. Akibatnya adalah daya saing industri di Indonesia semakin rendah di tingkat global.

Berhenti beroperasinya sebagian besar industri akibat pandemi adalah masalah berikutnya. Pada akhirnya industri-industri yang berhenti tersebut harus dibuka kembali dan beroperasi lagi, karena alasan ekonomi.




Beroprasinya lagi industri-industri inilah yang kemudian seharusnya digunakan sebagai momentum untuk perbaikan proses dan peningkatan efisiensi energi. Dengan pasokan energi yang berlimpah dibanding kebutuhan beroperasinya lagi industri, jangan sampai menyebabkan keborosan energi, tetapi harus sebaliknya.

Hal inilah yang akan kami bahas di dalam diskusi melalui webinar esok hari. Webinar dengan kerjasama 3 kementerian terkait yang didukung juga oleh industri swasta ini diharapkan akan bisa memberi gambaran dan pemecahan bagaiimana implementasi efisiensi energi di industri paska dan selama pandemi.

Acara webinar akan dilakukan besok tanggal 25 Juni 2020 dari jam 10.00-12.00. Tidak dipungut bayaran, dan saya akan memandunya.

Industri di Indonesia harus lebih efisien, kalau tidak pandemi ini hanya akan menjadi pemicu dari semakin terpuruknya industri. Bukan sebaliknya.

Jakarta, 24 Juni 2020
Dicky Edwin Hindarto

#hematenergi #energyefficiency #webinar #jcmindonesia







Tags: ,
banner 468x60