Beredar kabar 6 orang Indonesia diduga terpapar virus corona masuk Batam, apa kata Kemenkes?

Beredar kabar 6 orang Indonesia diduga terpapar virus corona masuk Batam, apa kata Kemenkes?




ZONASATUNEWS.COM, JAKARTA – Beredar kabar enam warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terpapar virus corona dari Singapura memasuki wilayah Indonesia melalui Batam. Mereka masuk melalui Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay Kota Batam pada Sabtu, 8 Februari kemarin.

Terkait kabar tersebut, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhart mengatakan kabar ini tengah ditelusuri oleh pihak terkait.

“Infonya demikian. (Saat ini) masih dalam penelusuran tim dari dinas kesehatan dan KKP,” kata Harry ketika dikonfirmasi VOI lewat pesan singkat, Minggu, 9 Januari.

Adapun enam orang warga Indonesia tersebut adalah Chandra Widodo, Winarto, Desy, Suwardi Sumantri, Manis, dan Josh Knight Xation.

Informasi yang beredar di media sosial selengkapnya seperti dibawah ini.

1. Informasi yang diterima oleh Layanan Imigrasi Batam dari Kementerian Kesehatan dan Biro Karantina Singapura menunjukkan bahwa 6 warga negara Indonesia dari Singapura diduga terinfeksi virus corona dan bepergian dari Singapura ke Indonesia melalui Provinsi Kota Batam. Kepri, identitas:

• CHANDRA WIDODO (WNI, nomor paspor C.6168610)

• WINARTO (WNI, nomor paspor C.2320963)

• DESY (nomor paspor C.2320970)

• SUWARDI SUMANTRI (WNI, nomor paspor C.6168201)

• MANIS (Warga negara Indonesia, nomor paspor B.8647326)

• JOSH KNIGHT XATION (WNI, nomor paspor B.3124491)

2. Kementerian Kesehatan Otoritas Karantina Singapura, Departemen Kesehatan Singapura meminta para imigran Batam untuk membantu menemukan orang-orang ini

3. Pada saat yang sama, berdasarkan investigasi sistem transit imigrasi Batam, dapat dipahami bahwa 2 dari 4 orang ini memasuki Indonesia melalui Harbour International Ferry Terminal di Kota Batam, sebagai berikut:

Pemantauan WINARTO (warga negara Indonesia, nomor paspor C.2320963) pada tanggal 4 Januari 2020, WIB, melalui Pelabuhan Batam untuk memasuki Pulau Batam.

Terdeteksi bahwa DESY (nomor paspor C.2320970) memasuki Pulau Batam melalui pelabuhan Batam pada 4 Januari 2020

Sementara itu, Kementerian Kesehatan langsung membantah ada enam warga Indonesia yang masuk dari Singapura dan diduga terpapar virus corona di Batam.

Menurut Harry, enam orang yang sempat dicurigai terpapar virus corona itu sudah diperiksa oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Dinas Kesehatan Tanjung Pinang.

“Semua orang atau pelaku perjalanan yang disebut dalam laporan tersebut dapat ditemui, dianamnesis, dan diperiksa. Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan demam dan tidak sesak napas,” kata Yurianto lewat keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu, 9 Februari.

Lagipula, berdasarkan keputusan World Health Organization (WHO) mereka yang diduga sebagai orang terpapar virus corona tentu tak akan diperbolehkan melakukan perjalanan. Sehingga, dia menyebut keenam orang yang sempat dicurigai ini tentu bebas dari virus corona.

“Protokol WHO menyatakan bahwa suspect tidak boleh melakukan perjalanan lintas negara. Suspect adalah orang yang sakit dan sedang menunggu hasil tes. Sehingga 6 orang tersebut tidak mungkin dalam status suspect,” tegasnya.

Sekadar informasi, hingga saat ini belum ada warga negara Indonesia yang terpapar virus corona. Untuk mencegah masuknya virus mematikan tersebut, pemerintah telah memberlakukan larangan masuk bagi mereka yang memegang paspor warga negara atau mereka yang baru berpergian di daratan China.

Selain itu, pemerintah Indonesia menghentikan kebijakan bebas visa dan visa on arrival bagi warga China. Hanya saja, belum diketahui sampai kapan kebijakan ini bakal berjalan.







Tags: , , ,
banner 468x60