Catatan Babe (Cabe) Ridwan Saidi (5): Sejarah China Dan Prospek Perang LCS

Catatan Babe (Cabe) Ridwan Saidi (5): Sejarah China Dan Prospek Perang LCS
Ridwan Saidi, Budayawan




Oleh : Ridwan Saidi, Budayawan

Perjalanan sejarah China cukup menarik untuk dapat memahami politik dan ekonomi mereka yang ekspansionistis. Kebangkitan China, setelah kejatuhan dinasti Han pada III M, di era Dinasti Tang pada VII M – X M. Setelah itu China ganti berganti dirujak Mongol dan Manchu.

Abad XIX ganti berganti China dirujak bangsa barat dengan perang Boxer. Usai Boxer, Jepang menyerbu.

Abad XX M China memasuki pergulatan idiologi. Tawaran Dr Sun Yat Sen dengan nasionalisme-nya cuma diminati Kou Min Tang-nya Chiang Kai Sek. Mayoritas China ke Ku Chan Tang-nya Mao Tse Tung. Tahun 1949 paman Mao menang dan berhasil menempatkan Ku Chan Tang, yang menjadi PKC, sebagai partai penguasa. Lalu China bersobat dengan Uni Sovyet. Kemudian pecah.

Foto Dok Ridwan Saidi




Problem yang dihadapi China: economi. Kata Paman Mao, Kita olang kaga bisa ke utala, kepentok gunung, kita Olang misti ke selatang.

Kalau Uni Sovyet dijuluki negara Tirai Besi, China Tirai Bambu. Pada sisi lain USA yang perang dingin dengan Uni Sovyet mencoba mainkan variabel China dengan ping pong diplomacy tahun 1971.

Syahdan, Paman Mao meninggal tahun 1976. Deng Xiao Ping naik. Deng bilang, gua olang kaga pelduli punya, mau kucing item kek, puti kek, yang penting bisa caplok tikus. Isyarat Deng OK modal dari Amerika masuk.

Tahun 2010 USA gelisah dengan kemajuan yang dicapai China. Hal itu teryata dari pidato Presiden Obama di Istana Negara tahun 2010 jaman SBY. Saya mau dalam perdagangan USA nomor satu di Indonesia. Bukan China, kata Obama tegas.

China nomor satu dalam econ, China juga asyik claim banyak titik di LCS. Kejayaan Dinasti Tang sepertinya mau berulang. Tau-tau China dikepung USA dkk sejak Maret 2020. Sampai sekarang.

Kapan dar der dor?

Dar der dor jadi. Tapi Time Factor berada di tangan Joe Biden. Sabar ente! (RSaidi)

EDITOR : REYNA







banner 468x60