Dalam Ketidakpastian Ekonomi Global, Perdagangan Indonesia – Spanyol Meningkat

Dalam Ketidakpastian Ekonomi Global, Perdagangan Indonesia – Spanyol Meningkat
Duta Besar RI untuk Spanyol dan UNWTO, Dr Muhammad Najib




ZONASATUNEWS.COM, MADRID – Tantangan ekonomi global memang berat namun peluang tetap terbuka jika kita kreatif dan mau bekerja keras. Sebagai bukti ekspor kita ke Spanyol meningkat.

Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Dr. Muhammad Najib, mewakili KBRI Madrid, didampingi Atase Perdagangan dan ITPC Barcelona pada rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 di ICE, Tangerang pada 19-23 Oktober 2022.

Mengingat potensi pasar Spanyol yang tinggi, Dubes Najib memprakarsai diselenggarakannya Dialog Bisnis Indonesia-Spanyol, antara Menteri Perdagangan, Bapak Zulkifli Hasan dengan Delegasi Bisnis asal Spanyol pada tanggal 20 Oktober 2022.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 20 pelaku usaha Spanyol beserta partnernya di Indonesia yang diapresiasi langsung oleh Menteri Perdagangan RI atas peningkatan hubungan ekonomi antara kedua negara.

Pada TEI 2022, juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bisnis antara pengusaha Spanyol dan Indonesia. Pada acara tersebut, 5 perusahaan Indonesia mencapai kesepakatan bisnis senilai USD 10 juta yang mencakup sektor-sektor, meliputi furniture, home decor, food and beverage, serta produk kecantikan.

Dalam rangka menggali potensi ekonomi kreatif, Dubes Najib juga turut diundang pada Jakarta Muslim Fashion Week 2023 yang dibuka oleh Wakil Presiden RI yang diikuti oleh 144 desainer.

“Ke depan, KBRI Madrid bertekad agar desainer-desainer Indonesia pada sektor modest fashion dapat juga mendapat kesempatan untuk melakukan showcasing kreasinya di Spanyol,” ungkap Dubes Najib.

Berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional, Dubes Najib dan jajarannya akan terus memprioritaskan diplomasi ekonomi dan peningkatan ekspor Indonesia ke Spanyol.

“Saat ini, pasar Spanyol adalah destinasi ekspor Indonesia terbesar ke-16 di dunia dan ke-4 di Uni Eropa setelah Belanda, Jerman dan Italia. Sementara itu, neraca perdagangan antar kedua negara mencapai USD 3,03 milyar pada tahun 2021 lalu,” jelas Dubes Najib.

EDITOR: REYNA







banner 468x60