Mengenalkan Indonesia Melalui Makanannya

Mengenalkan Indonesia Melalui Makanannya
Duta Besar RI untuk Spanyol, Dr Muhammad Najib sedang mengunjungi Asian Army Restaurant, milik Ibu Ise asal Indonesia. Resto ini sebagian besar menyajikan menu Indonesia.




ZONASATUNEWS.COM, MADRID – Asian Army Restorant, yang dimiliki oleh warga negara Indonesia (DKI) di Madrid, berada ditengah pasar tradisional, tetapi bersih sekali. Menjajakan berbagai makanan Indonesia, Malaysia, Thailand, dan juga Vietnam.

“Karena hari libur, kios-kios yang berjualan barang-barang kebutuha sehari-hari tidak buka. Jadi yang buka hanya restorannya saja,” kata Duta Besar RI untuk Spanyol, Dr Muhammad Najib, yang memanfaatkan hari liburnya untuk mengunjungi Asian Army Restorant.

Duta Besar RI untuk Spanyol, Dr Muhammad Najib sedang mengunjungi Asian Army Restaurant, milik Ibu Ise asal Indonesia. Resto ini sebagian besar menyajikan menu Indonesia.




Pemiliknya, Ibu Ise adalah seorang warga negara Indonesia (DKI) yang menikah dengan bule Spanyol, dan punya ide mendirikan resto tersebut.

“Sebagian besar menu Indonesia, kemudian dikombinasi dengan menu Malaysia, Thailand dan Vietnam. Ide juga menarik, setiap hari secara perodik menunya berganti-ganti. Jadi pelanggan yang mau datang lihat menunya dulu lewat websitenya, hari ini menunya apa saja. Karena itu mereka mempunyai pelanggan setia, dan makanan yang dinikmati bisa berganti-ganti,” jelas Dubes Najib lewat channel youtube Wisma Duta RI Madrid.

Masih menurut Dubes Najib, ada pelanggan yang datang karena menunya favoritnya hari itu muncul di daftar menu harian. Tetapi ada juga pelanggan yang sangat setia, setiap ada menu baru mereka selalu ingin mencoba, dan mengajak teman-temannya.

“Banyak makanan enak yang sudah saya coba seperti gudeg jogja, laksa, nasi bakar, nasi lemang Malaysia, ada roti cane Malaysia. Sop buntutnya juga enak sekali. Karena itu saya sering sekali kalau pesen nasi bungkus dari sini. Baru hari ini, karena hari libur, kebetulan saya tidak keluar kota, dan kesibukan agak berkurang, karena itu saya menyempatkan mampir kesini untuk melihat dari dekat,” ungkap Dubes Najib.

Pengunjung selalu ramai

Dubes Najib merasa senang sekali, karena restonya ramai sekali, banyak yang berkunjung. Bahkan beberapa harus antri, menunggu meja kosong dulu baru masuk.

Karena tenaga kerja mahal, Ibu Ise dalam mengelola resto tersebut dibantu 1 orang asisten, disamping suaminya. Namun, kalau tidak hari libur ada 2 orang asisten yang membantunya.

Tampak Dapur Asian Army Restaurant

“Disini, kebanyakan orang Spanyol, meskipun dikasih tambahan, tidak mau lembur. Kalau libur ya mau libur saja. Kita doakan, kita berikan dukungan, semoga usahanya maju bisa buka cabang di kota lain, dan bagi anda yang kebetulan berkunjung ke Madrid, boleg coba di Asian Army ini. Harganya kompetitif, dan rasanya Indonesia banget,” pungkas Dubes Najib.

EDITOR: REYNA







banner 468x60