Menghadiri Acara di Gedung Seminar Tertua di Kota Madrid

Menghadiri Acara di Gedung Seminar Tertua di Kota Madrid
Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol Dr Muhammad Najib menghadiri seminar di gedung tua Academia de la Diplomacia del Reino de España di Madrid, Spanyol




ZONASATUNEWS.COM, MADRID – Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Dr Muhammad Najib menghadiri Seminar di gedung bersejarah di Academia de la Diplomacia del Reino de España. Tempat ini bersejarah karena tercatat sepanjang sejarah, tempat ini yang yang pertama kali menggelar acara Seminar di kota Madrid, Spanyol.

Asosiasi ini sudah berusia lama, karena berdiri sekitar abad ke-17, dan samapai sekarang masih bertahan. Menempati gedung yang sama sejak didirikan. 

Dubes Muhammad Najib (kanan) bersama Dubes Malaysia untuk Spanyol Datuk AKmal Che Mustafa (kiri)




“Ini meru[akan tempat seminar pertama di kota Madrid. Jadi memiliki nilai historis.Gedungnya sangat tua sehingga tempat ini menjadi sangat bergengsi. Karena para schooler, para aktivis ekonomi sering berkumpul membicarakan ekonomi politik ditempat ini,” kata Dubes Muhammad Najib melalui channel youtube Wisma Duta RI Madrid.

Ditempat itu Duta Besar Malaysia untuk Spanyol, Datuk Akmal Che Mustafa akan menjadi pembicara tunggal. Dubes Malaysia akan berbicara tapa menariknay potensi Malaysia, baik dari sisi pertanian, perkembangan ekonomi, terkait dengan kempampuan Malaysia. untuk mengembangkan teknologi-teknologi yang modern.

Beberapa kerjasama perusahaan Malaysia dengan perusahaan Spanyol ini juga disampaikan. Lebih dari itu yang relevan, dia juga mempromosikan ASEAN.

Dubes Muhammad Najib, Datuk Akmal, dan pejabat diplomatik

“Karena itu saya menjadi merasa berkewajiban untuk membantu sekaligus berkolaborasi untuk kemajuan bersama. Karena itu biar lebih menarik nanti pak Datuk Akmal nanti menyampaikan apa yang difikirkan,apa harapanya, saya persilakan,” ungkap Dubes Najib sekaligus memberikan kesempatan kepada Dubes Malaysia untuk Spanyol Datuk Akmal berbicara.

Dubes Akmal Che Mustafa menjelaskan dalam seminar tersebut akan menekankan kekuatan Malaysia dari semua segi, seperti hubungan dua negara, sejarah, ekonomi, budaya, dan kekuatan Malaysia sebagai sebuah negara di Asia Tenggara.

Selain itu Dubes Datuk Akmal juga turut mengangkat ASEAN yang juga merupakan dasar utama bagi Malysia.

“Bagaimana ASEAN bisa menarik investor asing untuk merapat (di negera-negara ASEAN). Saya berharap acara begini secara berterusan akan memberikan kesegaran yang banyak kepada orang awam.Dan sekali lagi terima kasih kepada bapak Dubes Muhammad Najib,” ungkap Dubes Malaysia untuk Spanyol, Datuk Akmal Che Mustafa.

Datuk Akmal juga menekankan pentingnya kerjasama serantau (serumpun/ASEAN).

Dubes Malaysia Datuk Akmal Che Mustafa juga mempromosikan ASEAN dalam seminar itu. Dia menjadi pembicara tunggal untuk mempromosikan Malaysia

“Saya perhatikan betul bagaimana Datuk AKmal menjual Malaysia, dan beliau salah satu Duta Besar Senior di Madrid ini. Saya juga harus banyak belajar bagaimana beliau diterima, bisa berkomunikasi, sehingga dagangannya tentang Malaysia laku,” kata Dubes Najib.

Menurut Dubes Najib, Datuk Akmal jeli sekali.Memulai dengan slogan “Malaysia is the truely Asia”. Dia menyampaikan bahwa Malaysia itu masyarakatnya majemuk. Terdiri dari 3 etnis besar: Malaysia, China dan India. Mereka berhasil membangun kerukunan diantara 3 etnis tersebut.

“Orang Spanyol senang sekali kalau mendengar toleransi, moderat dalam pandangan apapun, khususnya terkait dengan agama perbedaan suku, tidak rasial, dan seterusnya,” jelas Dubes Najib.

Karena memang kesejarahan bangsa Spanyol ini panjang sekali. Dimulai dari perbedaan agama, perbedaan etnis, suku dan sebagainya.

Dubes Muhammad Najib sedang berdiskusi dengan peserta Seminar

Spanyol melalui proses yang sangat panjang dan kini berhasil mengatasi masalah-masalah itu dan ekonominya maju sekali, teknologinya maju sekali, dan masyarakatnya sangat toleran dan moderat.

“Saat ini saya juga sedang mempersiapkan dengan teman-teman diplomat KBRI, untuk bekerjasama baik dengan komuntas ini maupun juga dengan komunitas-komunitas yang lain, seperti perguruan tinggi, CASA Asia, untuk memperkenalkan Indonesia. Sekarang ada momentum yang sangat besar dan sangat penting untuk Indonesia. Karena G20 yang tuan rumahnya Indonesia yang dilaksanakan di Bali, itu menarik perhatian luar biasa masyarakat Spanyol,” jelas Dubes Najib.

Ada beberapa daya tarik, lanjut Dubes Najib, yang membuat G20 mendapat perhatian besar. Pertama, sejumlah kepala negara pentinghadir secara langsung. Seperti Presiden Amerika Serikat (Joe Biden), Presiden China (Xi Jin Ping) dan sejumlah negara lain ikut hadir, termasuk Perdana Menteri Spanyol, Mr Sanchez, hadir disitu.

Dubes Najib menjelaskan, yang lain kenapa (G20 Summits) mendapat perhatian besar, karena sekarang di Eropa ini mengalami krisis yang luar biasa dari sisi energi yang disebabkan oleh perang antara Rusia-Ukraina.

Dan itu menimbulkan keresahan yang luar biasa di masyarakat. Apalagi sekarang masuk musim dingin sehingga kekurangan energi, sehingga masyarakat menjadi resah, gelisah. Sampai sekarang pun belum tahu kapan perang akan berakhir.

“Nah, karena itu pengusaha Spanyol sekarang ini datang berbondong-bondong ke Indonesia untuk mencari alternatif sumber energi, apakah itu CPO, batubara, dan lainnya. Tetapi menariknya beberapa hari terakhir ini setelah saya menerima beberapa pengusaha sehabis megunjungi Indonesia ternyata mereka surprise sekali. Banyak yang menarik selain urusan energi. Misalnya persoalan ikan di Indonesia. Itu neraik sekali karena banyak jenis ikan yang tidak ada disini dan mereka suka. Kemudian jaga rempah-rempah, kopi, itu menarik sekali, termasuk makanan Indonesia yang beragam itu mereka sukai,” jelas Dubes Najib.

Karena itu, menurut Dubes Najib, pihaknya hari ini dan kedepan akan high profile bekerjasama dengan perguruan tinggi, lembaga kajian untuk mempromosikan Indonesia.

Dan terakhir, kata Dubes Najib, kami ingin menyampaikan masyarakat Uni Eropa ini semakin meyakini bahwa masa depan dunia itu tidak lagi di Barat, tapi di Timur.  Sebagai bukti Jepang sudah memulai kemajuan ekonomi yang luar biasa, capaian teknologi yang luar biasa. Kemudian belakangan Korea Selatan, yang melakukan lompatan yang luar biasa. Sekarang China, kemajuan ekonomi yang luar bukan saja yang memberikan harapan masyarakat di Eropa ini, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran.Karena mereka takut dikalahkan.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol Dr Muhammad Najib menghadiri seminar di gedung tua Academia de la Diplomacia del Reino de España di Madrid, Spanyol

Tetapi yang menarik, sambung Dubes Najib, dalam waktu bersamaan juga muncul ide-ide bagus. Bagaimana berkolaborasi untuk maju bersama, bukan saling mengalahkan. Inilah momentum yang harus kita manfaatkan. Selain itu ASEAN ini berada di kawasan Asia Timur paling bawah, yang kita sebut Asia Tenggara. Dan Indonesia adalah negara ASEAN dengan skala ekonomi terbesar, dengan jumlah penduduk terbesar, dengan wilayah yang sangat luas.

“KIta harus pandai mempromosikan. Kita harus sampaikan berulang-ulang kepada masyarakat Eropa pada umumnya, termasuk Spanyol banyak yang tidak mengerti tentang Indonesia. Bnayak yang tidak tahu potensi Indonesia. Oleh karena itu kita harus rajin, sungguh-sungguh, tetapi juga kreatif bagaimana harus menjual Indonesia di Spanyol ini dan di negara Eropa pada umumnya. Mohon doa dukungannya, mohon doanya, mudah-mudahan pada saatnya akan membuahkan hasil yang akan memberikan manfaat kepada kita semua,” pungkas Dubes Najib.

EDITOR: REYNA







banner 468x60