Menteri Luar Negeri Inggris ‘sangat prihatin’ atas ancaman serangan darat Israel di Rafah

Menteri Luar Negeri Inggris ‘sangat prihatin’ atas ancaman serangan darat Israel di Rafah
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) menjamu Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron (kiri) di Yerusalem pada 23 November 2023



LONDONMenteri Luar Negeri Inggris David Cameron pada hari Sabtu mengatakan dia “sangat prihatin” mengenai kemungkinan serangan militer Israel di Rafah, karena “lebih dari separuh penduduk Gaza berlindung di daerah tersebut.”

“Prioritasnya adalah penghentian segera dalam pertempuran untuk mendapatkan bantuan dan mengeluarkan sandera, kemudian kemajuan menuju gencatan senjata yang berkelanjutan dan permanen,” kata Cameron di X.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Sabtu meminta tentara Israel untuk memobilisasi tentara cadangan sebagai persiapan serangan darat di kota Rafah, Jalur Gaza selatan, media Israel melaporkan.

Warga Palestina mencari perlindungan di Rafah ketika Israel menggempur wilayah kantong lainnya setelah serangan Hamas pada 7 Oktober. Pemboman tersebut telah menewaskan lebih dari 28.000 orang, selain menyebabkan kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan dasar.

Serangan Israel telah menyebabkan 85% penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut rusak atau hancur, menurut PBB.

Bulan lalu, Mahkamah Internasional mengeluarkan perintah sementara yang menuntut agar Israel berhenti menghalangi pengiriman bantuan ke Gaza dan memperbaiki situasi kemanusiaan di wilayah tersebut menyusul tuntutan hukum dari Afrika Selatan, yang menuduh Tel Aviv melakukan genosida.

EDITOR: REYNA




http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2017/11/aka-printing-iklan-2.jpg></a>
</div>
<p><!--CusAds0--><!--CusAds0--></p>
<div style=