BBM Mahal, Produk Ini Menjadi Solusi Menghemat BBM Hingga 30-40%

BBM Mahal, Produk Ini Menjadi Solusi Menghemat BBM Hingga 30-40%




ZONASATUNEWS.COM–Perekonomian masyarakat sedang terpuruk. Penghasilan masyarakat menurun. Daya beli menurun. Tapi sayangnya harga BBM tetap tinggi. Pertamax di SPBU Rp 9000, tapi di eceran mencapai Rp 10.000-Rp 11.000. Pertamax Turbo Rp 9.850, Pertalite Rp 7.650, Dexlite Rp 9.500, Pertamina Dex Rp 10.200. Sementara Premium sudah sulit didapat dipasar, meskipun harganya murah. Bahkan terdengan kabar akan ditarik dari pasaran.

Padahal penggunaan BBM oleh masyarakat sangat tinggi. Baik untuk transportasi, distribusi, maupun untuk mesin produksi. Walhasil pengeluaran masyarakat maupun pengusaha untuk membeli BBM (bensin dan solar) juga makin tinggi. Akibatnya beban ekonomi  juga makin berat.

Melihat kenyataan ini seorang Insinyur Kimia, Budi Puryanto merasa prihatin. Dia berusaha menciptakan formula kimia yang dapat meghemat penggunaan BBM (bensin maupun solar).Menurutnya, kurang lebih setahun dia melakukan penelitian ini. Namun secara intensif sekitar 6  bulan.

“Secara intensif ekitar 6 bulan saya melakukan penelitian dan percobaan. Saya ingin membuat formula kimia yang bisa menghemat atau membuat irit BBM. Sehingga bisa ikut membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam penggunaan BBM. Alhamdulilah saya sudah menemukan formulanya,” jelas Budi.




SAVE-UP : Menghemat BBM 30-40%

Dia menyebutkan, bahwa formula itu sangat aman untuk kendaraan dan semua mesin. Karena bahan bakunya berasal dari minyak tumbuhan (nabati) yang telah diolah dengan teknologi pilihan.Sering juga disebut sebagai minyak atsiri. Kandungan bahan baku tersebut sudah banyak diteliti oleh berbagai lembaga penelitian.Dan dinyatakan aman bagi mesin kendaraan bermotor ataupun mesin-mesin produksi.

Budi menyebut Indonesia merupakan gudangnya minyak atsiri. Cuma pemanfaatannya masih belum maksimal. Dari ratusan jenis minyak atsiri di Indonesia, Budi berhasil memilih beberapa jenis yang memiliki keunggulan sebagai minyak aditif (aditive oil) untuk menghemat BBM bensin ataupun solar.

“Formula yang saya buat mampu membuat irit BBM 30-40 persen. Menghemat BBM dan menghemat uang,” jelasnya. 

Pembakaran lebih sempurna

Aditif ini bekerja meningkatkan pembakaran menjadi lebih sempurna. Rahasianya terletak pada dua hal. Pertama, memiliki kemampuan memecah molekul BBM menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Kedua, aditif ini memiliki kandungan yang kaya oksigen. Kedua hal itu mendorong pembakaran manjdi lebih sempurna.

Sehingga energi panas yang dihasilkan dapat diubah secara maksimal menjadi energi gerak. Akibanya, kendaraan akan mencapai jarak yang lebih panjang, atau mesin-mesin akan bekerja lebih lama, dengan penggunaan BBM yang sama, dibanding tanpa tambahan minyak aditif ini.

Produk lainnya

Budi juga berhasil membuat formula minyak aditif untuk BBM lainnya. POWER-UP dan GREEN-UP.

3 produk minyak aditif BBM buatan Budi Puryanto : SAVE-UP, POWER-UP,dan GREEN-UP

POWER-UP

Bermanfaat untuk membuat mesin lebih bertenaga dan awet. Oli lebih awet. Mesin selalu terjaga bersih.

  1. Memberikan efek pelumasan piston sehingga gesekan piston menurun
  2. Membersihkan kerak dan kotoran endapan pada tangki mesin
  3. Membuat tarikan mesin motor akan lebih ringan dan kencang.
  4. membersihkan kerak piston.Mesin bersih menghasilkan tenaga lebih besar, dengan putaran RPM lebih rendah.Mesin yang ringan membuat pemakaian BBM lebih sedikit

POWER-UP membuat mesin lebih bertenaga dan lebih awet

GREEN-UP

Bermanfaat untuk mengurangi pencemaran udara, menurunkan emisi gas buang kendaraan bermotor. Gas buang menjadi lebih bersih. Emisi CO dan NOx (nitrogen yang terkandung di dalam bahan bakar fosil) lebih rendah sehingga mengurangi polusi gas buang,

GREEN-UP menurunkan emisi gas buang, mengurangi pencemaran udara

EDITOR: SETYANEGARA

 

 

 

 

 

 

 

 

 







banner 468x60