Bila Tak Tunjukkan Bukti di Pengadilan, PT. SMIP Bakal Pidanakan Petinggi JCW

Bila Tak Tunjukkan Bukti di Pengadilan, PT. SMIP Bakal Pidanakan Petinggi JCW
Kuasa hukum PT. SMIP Sumenep Subagyo, SH, MH. Foto Dok. Pribadi ForZonaSatuNews. Com




ZONASATUNEWS.COM-SUMENEP–ZonaSatuNews. Com-Perseteruan antara LSM Jatim Corruption Watch (JCW) dan PT. Sinar Mega Indah Persada (PT. SMIP) Sumenep terus berlanjut. Terutama, terkait surat somasi LSM JCW yang menuding PT. SMIP menguasai tanah milik Herman Supriyantoso.

Bahkan, seperti di lansir media online Galaksi.id Senin 11 Januari 2021, Sajali selaku petinggi JCW kembali angkat bicara.

Yaitu, merespon surat somasi balik dari kuasa hukum PT. SMIP. Sebab, perusahaan yang bergerak dibidang properti itu mendesak JCW mintak maaf.

“Mana ada LSM minta maaf kepada maling,” jawab Sajali kepada awak media seperti dikutip Galaksi i.d saat ditanya responnya atas tuntutan permintaan maaf dari kuasa hukum PT. SMIP itu.

Sementara, menanggapi respon pihak JCW itu, kuasa hukum PT. SMIP Subagyo, SH, MH menuding pihak JCW menuding tanpa bukti.

Subagyo lebih lanjut menjelaskan, pada kasus tanah yang dia ngaku kuasa dari Herman Supriyanto, pada surat somasinya, tidak melampirkan bukti surat kuasa.

“Dalam surat somasinya, dia kan minta ganti rugi dengan cara minta musyawarah. Jadi orientasinya kan uang, bukan pada soal mau fokus pada tuduhan pidana yang dialamatkan kepada klien kami,” jelas Subagyo dalam keterangan tertulis yang diterima ZonaSatuNews. Com Selasa, 12 Januari 2021.

Selanjutnya, lanjut advokat yang berkantor di Surabaya ini, setelah kemauannya tak dituruti, termasuk saat PT. SMIP kirim surat somasi balik, Sajali melebarkan tema kasus.Yakni terkait tukar guling tanah kas desa tahun 1990.

Padahal, lanjut advokat yang sering advokasi urusan pertanahan ini, tukar guling itu menjadi percontohan tukar menukar tanah di Jatim.
“Itu cara dia untuk menghindarkan fokus media dalam menyorot kasus tanah yang dia klaim sebagai milik Herman,” tuding Subagyo.

Terkait tudingan klaim JCW bahwa tanah milik Herman Supriyantoso itu, PT. SMIP akan gugat JCW ke pengadilan.

“Bila JCW tak mampu tunjukkan bukti-bukti, atau tidak maladeni gugatan kami untuk aduk bukti di muka sidang, berarti tuduhan dia itu bodong, sehingga siap kami pidanakan,” tegas salah satu pengacara senior di Jatim ini. (Roz)

EDITOR : SETYANEGARA










banner 468x60