Cekcok berebut jadi mufasir Pancasila ini akan menguntungkan PDIP

Cekcok berebut jadi mufasir Pancasila ini akan menguntungkan PDIP




ZONASATUNEWS.COM–Gegara RUU HIP kini PDIP panen hujatan.Dikeroyok berbagai pihak. Namun apakah itu akan merugikan PDIP? Belum tentu. Bisa sebaliknya.

Semakin dikeroyok, PDIP akan menemukan momentum konsolidasi. Merasa punya musuh bersama. Apalagi ternyata pengusul formal UU HIP adalah semua partai parlemen minus PKS dan Demokrat. Kok yang diubek ubek hanya PDIP.

Coba lihat pula, pengeroyoknya merupakan kelompok kelompok yang secara basis massa tidak terukur, serta ad hoc. Sulit untuk jadi gumpalan kelompok politik yang signifikan dalam melawan PDIP dalam electoral voting. Kasus pilkada DKI sulit terulang. Lihat pilpres 2019.

Opini opini oposan elitis terhadap PDIP akan sulit kiranya menggeser loyalitas massa bawah PDIP. Mereka lebih bisa didekati dengan isu kesejahteraan.

Bila prestasi ekonomi berat, mereka bisa pindah ke lain hati. Isu perut nyeri karena lapar dan kemerosotan nafkah sebenarnya jauh lebih menggugah ketimbang isu ideologis. Berbusa-busa membenturkan ideologi saat ini hanya akan melupakan problem perut mereka. Menjadikan perasaan terancam sebagai golongan merah akan jadi faktor penyolid.

Coba lihat dari pemilu ke pemilu, suara PDIP jauh lebih signifikan dibanding suara partai umat yang segitu-segitu terus. Bahkan menang pemilu 1999, 2014, 2019. Sepanjang pemilu pasca Pak Harto, hanya Golkar dan Demokrat yang bisa menyaingi. Bukan partai umat.

Bisa saja nanti PDIP 2024 menang lagi, hasil konsolidasi sebagai hikmah dari pengeroyokan ideologis saat ini.

EDITOR : SETYANEGARA

 







Tags: ,
banner 468x60