Gatot Kustyadi, Sangsako Tuanku Besar Pendekar Raja

Gatot Kustyadi, Sangsako Tuanku Besar Pendekar Raja
Gatot Kustyadi




Oleh : Teguh Hari Prasetyo, Alumni Teknik Kimia ITS, K 27

(International Certified Lean Six Sigma and Design for Six Sigma Black Belt)

Dr. Ir. Gatot Kustyadji, SE, M.Si. Empat gelar akademis berhasil disandangkan pada namanya. Gatot Kustyadji lahir pada tanggal 25 Juli 1963. meraih gelar sarjana Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada tahu 1988. Melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Universitas Andalas dengan mengambil bidang studi Ekonomi Perencanaan Pembangunan dan lulus sebagai wisudawan terbaik pada tahun 1999. Selanjutnya Meraih gelar Doktor pada bidang sumber daya manusia dari Universitas Brawijaya dengan predikat sangat memuaskan pada tahun 2014.

Ada gelar lain yang disandang dipundaknya. Tidak main -main , “Sangsako Tuanku Besar Pendekar Raja”. Ini merupakan gelar kehormatan yang diberikan kerajaan Minangkabau atas dedikasinya kepada olah raga pencak silat di tanah Minang.




Cak GK, panggilan akrabnya, telah malang- melintang sebagai profesional di industri semen, industri yang menjadi tumpuan di era pembangunan infrastruktur seperti sekarang ini. Sejak 2005-2017 berkecimpung pada level direksi di holding group PT Semen Indonesia yang dilanjutkan dengan menjadi dirut Semen Gresik tahun 2017-2018 dan CEO Thang Long Cement tahun 2018-2019.

Semasa kuliahnya, cak GK merupakan seorang aktivis tulen yg menggembleng diri pada ormawa intra dan ekstra kampus. Jabatan ketua senat mahasiswa tingkat fakultas pernah pula beliau jabat pada periode 1985/1986. Bahkan momen pertemuan dengan pasangan hidupnya saat ini, Dr. dr. Dyaning Handayani, M.Kes adalah terjadi saat berkecimpung di dunia aktivis. 

Sampai saat ini masih menjabat sebagai ketua harian PP IKA ITS, pernah pula menjabat sebagai ketua bidang di PP IKA ITS periode 2007-2011 dan 2011-2017. Amanah sebagai Ketum altekimits pernah diemban pula pada 2012-2015.

“Memperkuat jejaring Nasional alumni ITS,” menjadi salah satu misi yang diusung bila dipercaya menjadi Ketua IKA ITS.

Editor : Setyanegara 

 

 

 

 







banner 468x60