Goenawan Mohamad dan Ade Armando Buat Petisi Desak Jokowi Pecat Yasonna Laoly

Goenawan Mohamad dan Ade Armando Buat Petisi Desak Jokowi Pecat Yasonna Laoly
Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly




ZONASATUNEWS.COM–Bos group Tempo Goenawan Mohamad dan Dosen UI Ade Armando yang didukung 52 tokoh mempelopori petisi ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Para pengusung petisi berlatar belakang sangat beragam. Banyak diantaranya para pendukung Jokowi dalam Pilpres 2019.

“Kami sebagai kumpulan warga negara yang peduli pada perang melawan korupsi meminta Presiden Jokowi memberhentikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, karena kasus kebohongan publik bahwa tersangka korupsi Harun Masiku berada di luar negeri sejak 6 Januari 2019,” demikian petikan awal dari petisi itu.

“Kini diakui oleh pihak imigrasi bahwa Harun sudah kembali ke Indonesia pada 7 Januari,” lanjut bunyi petisi itu.

Ditjen Imigrasi menyatakan bahwa kesalahan informasi yang disampaikan Yasonna terjadi karena adanya keterlambatan dalam pemrosesan data perlintasan, sehingga imigrasi Indonesia terlambat mengetahui bahwa Harun sudah berada di Indonesia pada 7 Januari 2019.




Penjelasan Ditjen Imigrasi ini jelas terasa mengada-ada .

Yasonna sampai tanggal 16 Januari masih menyatakan Harun masih berada di luar negeri.  “Pokoknya belum di Indonesia,” kata Yasonna.

Harun  dijadikan tersangka karena diduga menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebesar Rp 600 juta.

Kini Harun Masiku berstatus buron.

Menkumham harus bertanggungjawab atas kasus ini. Dia adalah orang yang dipercaya Presiden Jokowi untuk menjaga kewibawaan dan penegakan hukum di negara ini.

Presiden Jokowi harus bertindak tegas agar menjaga kepercayaan publik pada wibawa pemerintah dan penegakan hukum.

“Karena itu, melalui petisi ini, kami mendesak Presiden Jokowi memberhentikan Yasonna Laoly dari jabatannya sebagai Menkumham,” tegas petisi itu diakhir paragrapnya.

Hingga berita ini ditulis, pukul 10.10 WIB, petisi tersebut sudah ditandatangani 530 warganet dan jumlahnya terus bertambah. Ditargetkan mencapai 1000 tanda tangan 

 

Editor : Setyanegara

 

 







Tags: , , ,
banner 468x60