LKBHMI Desak Presiden Bentuk Tim Independen Untuk Usut Tuntas Kerusuhan Aksi 21-22Mei

LKBHMI Desak Presiden Bentuk Tim Independen Untuk Usut Tuntas Kerusuhan Aksi 21-22Mei

Zonasatu News — Menyikapi aksi demonstrasi pada tanggal 21-22 Mei 2019 yang menyebabkan 7 orang meninggal dunia serta temuan peluru tajam oleh Massa Aksi, Bakornas LKBHMI PB HMI menyayangkan tindakan represif aparat kepolisian terhadap massa aksi.

“Tugas aparat adalah mengayomi, bukan bertindak di luar koridor Hukum,” ungkap Abd Rorano (Direrktur Eksekutif Bakornas LKBHMI PB HMI).

Rorano juga berharap Kapolri untuk transparan dalam memberikan keterangan terkait dengan penemuan senjata dan peluru tajam yg diduga digunakan untuk kepentingan aksi yang mengarah pada tindakan anarkis.

“Melihat situasi dan kondisi aksi demonstrasi yang berujung anarkis dan menimbulkan korban jiwa, kami mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera membentuk tim Independent pencari fakta (TPF) yang melibatkan Komnas HAM dan para pemerhati HAM yang dianggap kredibel untuk mengusut tuntas kasus ini serta mengungkap dalang dibalik terjadinya kerusuhan,” tegas Rorano.

loading…

Tags:
banner 468x60