Mendorong Pengembangan Energi Terbarukan, Soni: Nganjuk Kota Energi Bayu

Mendorong Pengembangan Energi Terbarukan, Soni: Nganjuk Kota Energi Bayu
Soni Fahruri, Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI sedang presentasi dalam acara Sosialisasi Pencapaian Bauran Energi Nasional Tahun 2021, Kamis (30/6/2022), bertempat di Kantor Bupati Nganjuk




ZONASATUNEWS.COM, NGANJUK – Dewan Energi Nasional mengadakan Sosialisasi Pencapaian Bauran Energi Nasional Tahun 2021, Kamis (30/6/2022), bertempat di Kantor Bupati Nganjuk, Jl. Basuki Rahmat No.1, Nganjuk.

Disamping digelar secara ofline, sosialisasi tersebut juga dilakukan secara online melalui Zoom Video Conference

Tujuan kegiatn tersebeut diantaranya mengidentifikasi permasalahan dan tantangan daerah dalam pelaksanaan RUED, dan mendorong peran daerah, terutama Kabupaten Nganjuk, dalam pengembangan energi baru terbarukan untuk mendukung percepatan pencapaian bauran energi primer nasional.

Soni Fahruri bersama peserta diskusi berfoto diakhir sesi




Diketahui Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur dengan potensi energi terbarukan yang beragam seperti panas bumi (WKP Gunung Wilis dan Gunung Pandan), biogas, tenaga air dan tenaga angin.

Peran Kabupaten Nganjuk diharapkan dapat berkontribusi besar terhadap pencapaian target EBT provinsi Jawa Timur tersebut.

Soni Fahruri, Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI sedang presentasi dalam acara Sosialisasi Pencapaian Bauran Energi Nasional Tahun 2021, Kamis (30/6/2022), bertempat di Kantor Bupati Nganjuk

Soni Fahruri, Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI, salah satu narasumber dalam diskusi tersebut mengatakan, point utamanya adalah memperkokoh karakter “Nganjuk Kota Energi Bayu” melalui pembangunan Listrik Bayu.

“Jadi kalau orang lewat tol trans Jawa pasti ingat kalau lewat Nanjuk, jika melihat jejeran kincir-kincir angin pembangkit listrik. Disamping tetu saja dikanan-kirinya adalah sawah yang ditanami bawnag merah yang pengairannya kebanyakan menggunakan pompa sawah submersible,” kata Soni Fahruri, putra asli Nganjuk ini.

Ilustrasi: Pemandangan bila sepanjang jalan TOL yang lewat Nganjuk dibangun kincir-kincir angin

Soni yang juga Dewan Pembina Gerakan Ekonomi Kreatif (GEKRAFS) Kabupaten Nganjuk itu menambahkan, bila Nganjuk sebagai kota angin, maka dapat memanfaatkan angin sebagai sektor industri dan serta mangangkat Nganjuk sebagai Kota Listrik Bayu.

“Bisa jadi kincir angin ini sebagai pembangkit EBT (Energi Baru Terbarukan) sekaligus icon terbaru kabupaten Nganjuk, jika kincir-kincir angin pembangkit listrik ini dibangun sepanjang jalur TOL Transjawa yang melewati kabupaten Nganjuk,” kata Soni yang sat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pengembangan Organisasi, Pendidikan, dan Pelatihan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI).

Soni Fahruri bersama narasumber lainnya dalam acara sosialisasi di kabupaten Nganjuk

Pengembangan EBT di kabupaten Nganjuk, sambung Soni, dibutuhkan komitmen kuat dari pemerintah daerah.

“Energi Terbarukan memiliki peranan sangat penting sebagai sumber energi di masa kini dan mendatang,” pungkas Sekretaris Dewan Pakat IKA ITS tersebut.

Soni memberi contoh bagaimana Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kabupaten Sidenreng Rappang atau atau Sidrap yang dikenal sebagai Kota Beras, dengan keberadaan 30 turbin angin raksasa yang ikonik membuat Sidrap akan juga dikenal sebagai Kota Kincir.

Kincir-kincir angin raksasa yang dibangu di Kabupaten Sidrap

 

EDITOR: REYNA







banner 468x60