OJK diminta tak ikut berpolitik soal kisruh bank jatim

OJK diminta tak ikut berpolitik soal kisruh bank jatim




Zonasatu News –Jaringan Rakyat Peduli Demokrasi minta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk tidak ikut campur mengintervensi hasil RUPS. Komunitas ini dalam aksi sosialnya yang diselenggarakan di Lapangan Banteng menegaskan bahwa keputusan OJK tidak meloloskan dua calon Direksi Bank Jatim dalam fit and proper tes (uji kelakayakan dan kepatutan) adalah hal yang sudah salah langkah.

Diketahui sebelumnya, OJK tidak meloloskan dua orang direksi dalam fit and proper test, padahal RUPS Bank Jatim sudah dilaksanakan dan sudah ada keputusan final tentang ketetapan pemegang saham dalam pemilihan direksi

Namun Ainurridho selaku koordinator dalam aksi sosial ini menyebutkan, bahwa penolakan OJK terhadap Direksi Bank Jatim yang diajukan, lantaran tak lolos tes merupakan kesalahan fatal dan perlu dikritisi dan dievaluasi ulang.
“OJK sejauh ini sudah salah langkah sampai mengintervensi hasil RUPS Bank Jatim, mereka seperti tengah main politik. Itu kesalahan fatal yang dilakukan OJK dengan meninstruksi Bank Jatim melakukan RUPS kembali perlu dikritisi dan ditinjau kembali,” kata Ainurridho, Kamis (7/11/2019).

Menurut Ainurridho, perjalanan test and propertest itu sudah dilakukan tahap awal. Ada banyak tahap yang dilewati oleh calon direksi. Lalu kemudian mereka diuji oleh pemegang saham sehingga sampai ditetapkan sebagai direksi

“Ini tiba-tiba OJK datang langsung intervenai hasil RUPS dan nyuruh nyuruh Bank Jatim lakukan RUPS kembali, kan konyol? Kenapa tidak dari awal dia uji sebelum jajaran direksi dipilih? Seperti ada aroma politik ini”. Tegas Ridho, panggilan akrabnya.

Dalam orasinya, Ainurridho menuntut Heru Cahyono selaku kepala OJK regional IV jatim wajib mundur, dia menganggap jika Heru Cahyono tidak profesional

“Kepala OJK Jawa Timur Heru Cahyono itu bertanggung jawab atas kisruh di Bank Jatim hari ini, Heru Cahyono tidak mampu mencari win win solution misalnya jalan tengah apa yang mesti diperbaiki calon direksi yang belum lolos, bukan malah main nyuruh nyuruh segera lakukan RUPS kembali” Tegas Ainurridho

Untuk diketahui, Direktur Kepatuhan dan Human Capital PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim, Hadi Santoso, terpilih sebagai Direktur Utama, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB).
Adapun Direktur Komersial dan Korporasi diisi Busrul Iman, Direktur Konsumer, Ritel dan Usaha Syariah diisi Elfaurid Aguswantoro, dan Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Tonny Prasetyo, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Erdianto Sigit Cahyono, Komisaris Heru Tjahjono dan Komisaris Independen M. Mas’ud Said, serta Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Heru Tjahjono, sebagai Komisaris Utama Bank.

“Padahal RUPS kan sudah selesai, harusnya pihak OJK bisa menghargai itu. Rasio keuangan Bank Jatim yang profesional dan berintegritas dengan adanya bukti NPL yang sekarang hanya 3,7 persen harusnya menjadi tolak ukur BUMD ini sudah bisa independen dan bebas dari intervensi pihak lain manapun”, tegasnya.

Sebagai lembaga perbankan, Bank Jatim diharapkan bebas dari kepentingan politik. Jajaran direksi yang ada sudah ditetapkan dianggap merupakan bankir-bankir yang sudah profesional yang berorientasi pada kinerja perusahaan dan lokomotif penurunan kemiskinan di Jatim.

Editor : Setyanegara







Tags: ,
banner 468x60