Pemungutan Suara Ulang Kota Cirebon Simbol Kemenangan Pasangan Oke

Pemungutan Suara Ulang Kota Cirebon Simbol Kemenangan Pasangan Oke

loading…


CIREBON,Zonasatu News – Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan Pemilihan Suara Ulang (PSU) di 24 TPS sebagai jawaban atas gugatan sengketa Pilkada Kota Cirebon (12/9).

Gugatan tersebut dilayangkan oleh pasangan Bamunas-Effendie (Oke) pasca KPU Kota Cirebon memutuskan pasangan Nasrudin Azis-Etty (Pasti) menang Pilkada Kota Cirebon pada kurun waktu lalu.

Dalam persidangan di MK, Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal selaku pihak termohon menyampaikan bahwa pihaknya menolak PSU karena dinilai tidak memenuhi unsur pelanggaran dan tidak ada perubahan perolehan suara yang merugikan Paslon pilkada. Faktanya MK memutuskan lain bahwa ada pelanggaran dalam proses pilkada Kota Cirebon tersebut.

24 TPS yang dilakukan PSU yakni : TPS 15 kel kesambi
TPS 15 Kel Drajat
TPS 16 Kel Drajat
TPS 3, 5, 6, 11, 12, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 22, 23, 24, 25, 27, 28 Kel Kesenden
TPS 16 Kel Kasepuhan
TPS 15 Kel Panjunan
TPS 10 Kel Jagasatru. Jumlah daftar pemilih tetap di 24 TPS itu berkisar 8000 an lebih.

Koordinator Program Komunitas Untuk Penataan Kebijakan Publik (KomunaL) Feri Restika mengatakan keputusan MK atas PSU Kota Cirebon merupakan simbol kemenangan moral dari pasangan Oke, sebab memang terlihat sekali kecurangan dalam proses pilkada Kota Cirebon 27 Juni lalu. Keputusan MK tersebut telah menjawab rasa keadilan publik atas proses pilkada di Kota Cirebon.

KomunaL berharap PSU Kota Cirebon yang rencananya digelar pada bulan Oktober 2018 mendatang bisa berjalan jujur dan adil agar tidak melukai proses demokrasi. “Hasil pilwalkot Cirebon semoga legitimate di mata publik,” pungkas Feri Restika melalui surat elektronik nya di Cirebon (12/9).(komunal /zonasatu)

loading…


loading…



banner 468x60