Pertama Kali, Wisudawan Langsung Dapat KTA IKA ITS

Pertama Kali, Wisudawan Langsung Dapat KTA IKA ITS
Penyerahan Kartu IKA ITS secara simbolik kepada wisudawan

Bahwa manfaat bergabung di IKA ITS dirasakan ketika KTA IKA ITS memberikan benefit lebih. Kartu yang memiliki 5 manfaat sekaligus sebagai Kartu Anggota, Kartu Debit Platinum, Kartu Pra-Paid (TAPCASH), Kartu Asuransi dan Kartu DiskonArief Hermawan, pengurus IKA ITS

 

Surabaya, Zonasatu News–Sejarah tercipta di IKA ITS. Pertama kali dalam wisuda, para wisudawan diberi KTA IKA ITS. Pemberian itu berlangsung saat Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melepas kelulusan mahasiswanya dengan menggelar acara wisuda yang ke-119, Sabtu (16/3).

Pengurus IKA ITS, Arief Hermawan menjelaskan, momentum tersebut menjadi kesinambungan yang tidak putus saat menjadi mahasiswa dan alumni. Simbol dan identitas IKA ITS hadir saat Mahasiswa di wisuda.

“Bahwa manfaat bergabung di IKA ITS dirasakan ketika KTA IKA ITS memberikan benefit lebih. Kartu yang memiliki 5 manfaat sekaligus sebagai Kartu Anggota, Kartu Debit Platinum, Kartu Pra-Paid (TAPCASH), Kartu Asuransi dan Kartu Diskon,” kata Arief kepada zonasatunews.com, Sabtu (16/3)

Selain mengadakan sosialisasi Program Konversi Kartu Tanda Mahasiswa ITS menjadi Kartu Tanda Anggota IKA ITS (KTA IKA ITS), IKA ITS juga memaparkan tentang organisasi IKA ITS terkait struktur, kelembagaan, tujuan dan aktivitasnya. 

Pembekalan wisudawan oleh satu-satunya Trainer Followership Indonesia, Raden Muhsin Budiono,kamis (16/3)

Sebelumnya, pada hari kamis (14/3) wisudawan juga dibekali ketrampilan sebagai persiapan awal menuju dunia kerja. ITS mengundang Raden Muhsin Budiono, alumni ITS yang menjadi satu-satunya Trainer Followership tersertifikasi Internasional yang dimiliki Indonesia saat ini.

Ilmu followership (kepengikutan) merupakan ilmu manajemen yang masih jarang dipelajari maupun diminati orang. Ilmu ini mempelajari tentang bagaimana penumbuhkembangan potensi dari pengikut serta hubungan dan pengaruhnya terhadap lingkungan (organisasi, leaders maupun antar followers). Ilmu yang diperkenalkan di Amerika sejak 1988 ini berkembang lambat dibandingkan leadership.

Di Indonesia sendiri ilmu followership cenderung dianggap remeh dan tidak penting dipelajari sebab berbagai alasan. Muhsin sendiri mempelajari followership melalui keanggotaan resmi International Leadership Association (ILA) dan ILA Followership Learning Community di Amerika sejak 2014 silam. Pada tahun 2017 Muhsin mengambil sertifikasi “Followership Trainer and Practitioner” langsung dari pakar followership dunia, Ira Chaleff di Brussel-Belgia.

loading…

Tags:
banner 468x60