Rocky Gerung : Prabowo Akan Saya Kritik 12 Menit Setelah Dia Dilantik

Rocky Gerung : Prabowo Akan Saya Kritik 12 Menit Setelah Dia Dilantik

loading…


Jakarta, Zonasatu News–Dosen UI dan pengamat politik Rocky Gerung yang namanya sadang naik daun saat ini, didaulat sebagai salah satu pembicara pada pertemuan Deklarasi Nasional Alumni Pergururan Tingggi Seluruh Indonesia.

Deklarasi mendukung Prabowo-Sandi itu diadakan di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta, Sabtu (26/1/2019). Ribuan peserta sejak pagi sudah berdatangan. Seluruh peserta memakai dress code yang sama. Atas putih, bawah coklat khaki. Bagi yang laki-laki pakai songkok hitam.

Rocky yang digelari Presiden Akal Sehat Indonesia oleh warganet, berhasil mencerahkan dan menyegarkan suasana. Berkali-kali pidatonya disambut gelak-tawa dan tepuk tangan meriah.

Bukan Rocky kalau tidak pinter membuat anekdot. Diawal pidatonya dia membuat cerita anekdot kocak. Temannya dari luar negeri mau datang ke UI, kata Rocky mengawali cerita.

“Ok, you pakai grab aja.nanti diarahkan oleh google map, oleh wasit. Ada dua jam, tiga jam tidak nyampek. Akhirnya dia nyampek, tentu saja dia marah-marah. Karena google map mengarahkannya ke Cipitung,” kata Rocky memulai pidato, yang kontan langsung disambut tertawa pecah oleh seluruh peserta. Rupanya peserta di forum itu tahu bentul apa yang dimaksud Rocky dengan Cipitung.

Kampus yang didesain sebagai sumur pikiran, tempat dimana pikiran diolah berubah menjadi forum “grasa-grusu”. Kita berkumpul disini, kata Rocky, untuk mengembalikan akal sehat.

“Akal sehat itu artinya menggeleng kepada kekuasaan. Tradisi akademis mengatakan tidak pada kekuasaan, supaya terjadi dalektika. Supaye terjadi tesis dan antitesis. Bukan mengangguk-angguk pada kekuasaan”, kata Rocky Gerung.

Rocky menolak anggapan orang bahwa dirinya hanya mau bicara di forum Prabowo-Sandi. Dia hadir diforum itu karena ingin mengkritik kekuasaan. Kalaupun dia diundang di forum Jokowi, juga tetap akan kritik kekuasaan.

“Pak Prabowo akan saya kritik 12 menit setelah dia dilantik. Catat jejak digital hari ini”, ungkap Rocky yang disambut meriah peserta.

Dia menegaskan kembali fungsi kampus sebagai tempat mengolah alternatif. Kampus yang berfikir,katanya, akan memudahkan menyeberangkan generasi milenial tahun 2024 kedepan.

“Karena di era itu konfrontasi adalah konfrontasi pikiran. Konfrontasi argumen.Bukan konfrontasi sentimen. Jadi sekali lagi kenapa saya ngotot akal sehat itu diedarkan mealui kampus, Karena itu fungsi dari kampus, mengedarkan akal sehat”, jelasnya.

“Kenapa. Karena akal pikiran itu inti dari demokrasi. Demokrasi itu bukan pemerintahan orang. Demokrasi itu pemerintahan akal melalui pemerintahan orang,” paparnya.

Bagaimana orang gila disuruh membuat kebijakan, akalnya saja tidak cukup. Kita disini disatukan oleh keinginan untuk ber inventing to the future. Sambil remembering the past. Tugas intelektual adalah menghubungkan masa lalu dengan masa depan.

“Hubungan itu namanya hubungan konseptual, melalui akal pikiran. Karena akal pikiran adalah satu-satunya fasilitas, yang dibagikan secara gratis dan setara oleh Tuhan,” jelas Rocky.

“Jadi mereka yang sekarang tidak punya akal, artinya tidak hadir pada saat Tuhan membagikan akal. Lalu dimana mereka ketika itu…Mungkin ada di gorong-gorong. Atau mungkin lagi selfie dipinggir pantai. Atau lagi potong rambut dibawah pohon,” terang Rocky yang disambut tertawa meriah oleh peserta deklarasi.

Dia mengaku tidak pernah mencaci persona presiden. Sebagai persona. Yang dia kritik, bahkan dia nyinyiri, katanya, adalah tubuh politiknya,kebijakan publiknya.

“Bukan persona pak Jokowi. Pak Jokowi punya persona yang sederhana. Itu saya bangga. Kesederhanaan itu cocok bagi dia sebagai kepala rumah tangga, bukan sebagai kepala negara”, ungkapnya, yang kali ini disambut tepuk tangan gemuruh oleh peserta.

Luar biasa memang kharisma lelaki penggemar naik gunung ini. Waktu dia akan mengakhiri pidatoya, kontan para peserta berteriak

minta diteruskan.

“Terus…terus..terus…” teriak peserta.

Dia meneruskan dan sekali lagi menegaskan, bahwa dia bukan tim sukses Prabowo-Sandi.

“Saya bukan tim sukses Prabowo-Sandi. Jelas itu. Tetapi saya ingin tim ini sukses,” ungkapnya.

Dia minta para peserta deklarasi untuk memastikan tanggal 17 April nanti ada perubahan di negeri ini.

“Dan anda tahu, tanggal 17 Agustus itu hari kemerdekaan nasional, 17 April 2019 itu hari kemerdekaan akal sehat”, katanya.

Di akhir pidatonya Rocky mengatakan,bahwa dalam tradisi akademik harus dirumuskan apa nama keadaan hari ini. Dia sebut nama keadaan itu sebagai “the begining of the end“. Itu tak mungkin lagi dikembalikan. Arusnya sudah jalan.

“Hanya mereka yang dungu,yang nekad, menerjang sungai banjir akal sehat,” ungkap Rocky mengakhiri pidatonya.

 

loading…



Tags: ,
banner 468x60