Tanggapi Ade Armando, Dosen Universitas Djuanda : Pernyataaan Ade Armando Ngawur Dan Tanpa Literasi

Tanggapi Ade Armando, Dosen Universitas Djuanda : Pernyataaan Ade Armando Ngawur Dan Tanpa Literasi
Dr. Muhammad Taufik, SH MH, pakar hukum pidana Universitas Djuanda Bogor




Zonasatu News –Kritik yang dilontarkan oleh Ade Armando, dosen UI, terhadap umat Islam (dunia Islam) banyak menuai tanggapan. Salah satunya adalah Dr. Muhammad Taufik, SH, MH, dosen pidana sekolah pasca sarjana Universitas Djuanda Bogor.

TERKAIT




Taufik menyatakan, pernyataaan Ade Armando ngawur dan tanpa literasi . Negara-negara Islam awalnya kaya dan damai, karena mereka melimpah sumbersaya mineral juga biota laut. Kondisi ini dinilai Barat sangat berbahaya, sebab selama ini Barat bergantung pada minyak Arab atau negara-negara Islam.

“Kondisi ini tak bisa didiamkan, mulailah mereka jualan isu teroris, radikalisme dan dibentuklah hantu-hantu serta tokoh-tokoh teroris radikal, seperti Usyamah Bin Laden, Albaghdadadi. Organisasi ISIS, Islam Kurdi ,Taliban dll,” kata Taufik kepada zonasatunews.com pagi ini, Senin (4/11).

BACA JUGA  :

Jualan itu ditangkap rival politisi di negara-negara itu, muncullah konflik. Dagangan mereka dimakan lahirlah perdagangan baru senjata dan jasa perlindungan. Kondisi ini diamini secara global oleh organisasi dunia seperti PBB yang 80 % dibiayai oleh USA.

BACA JUGA :

Jika Ade Armando selalu bebas, lanjut Taufik, karena negara (baca polisi) melakukan praktek disparitas pidana atau perbedaan perlakuan dalam menangani perkara pidana. Dari awal polisi tidak netral, pendukung Jokowi selalu bebas menghina,mencela bahkan.adu domba.

BACA JUGA :

“Sebaliknya sekecil apapun penentang Jokowi melakukan kritik selalu dicari pasal-pasal pidananya untuk membungkam. UU ITE menjelma menjadi UU ANTI SUBVERSIF dan itu cuma berlaku bagi pendukung Jokowi,” tegas Taufik.

Editor : Setyanegara 







Tags: , , , , ,
banner 468x60