Zainudin Maliki Desak Mendikbud Serius Menangani Pembelajaran Jarak Jauh

Zainudin Maliki Desak Mendikbud Serius Menangani Pembelajaran Jarak Jauh
Prof. Dr. Zainuddin Maliki, MSi, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN




ZONASATUNEWS.COM,JAKARTA, – Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) di Komisi X DPR RI yang juga tokoh pendidikan Jawa Timur, Prof Dr Zainuddin Maliki mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim serius menangani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mengingat kurva wabah pandemi virus Corona (Covid-19) belum kunjung landai.

Anggota DPR dari Dapil X Provinsi Jawa Timur tersebut menyebut terus bermunculan dari orang tua murid, pelajar maupun tenaga pendidik karena banyak hal, seperti tidak tersedianya sarana dan prasarana dalam memberlakukan PJJ.

Pelajar, kata Zainuddin, terutama yang jauh dari kota atau lokasinya di pedalaman sulit mendapatkan sinyal karena PJJ harus dilakukan dengan menggunakan smartphone atau telepon seluler. Itu hanya masalah sinyal saja. Belum lagi masalah lain yang dikeluhkan pelajar karena mereka tidak memiliki smartphone karena ekonomi, orang tua pelajar tersebut tidak sanggup untuk membeli.

“Kalaupun mereka paksakan untuk membeli, kebutuhan keluarga lainnya yang tidak kalah penting tidak bisa mereka penuhi. Maklum, tidak semua orang tua itu memiliki kemampuan di bidang ekonomi,” ungkap penulis buku Sosiologi Pendidikan itu, seperti dikutip Beritalima.com

Demikian pula halnya dengan orang tua di desa atau pedalaman yang masih gagap teknologi (gaptek).

“Jangankan nun jauh di pelosok, di kota saja masih banyak orang tua yang gaptek. Mereka tidak bisa membantu anaknya dalam hal belajar. Ini tentu saja menjadi kendala lainnya dalam masalah PJJ,” kata Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur 2008-2016 tersebut.

Menurut Zainuddin, tidak jarang di dengar obrolan orang tua murid, putra dan putri mereka jenuh. Segala sesuatunya dikerjakan di rumah. Tak sedikit dari mereka yang mempertanyakan, kapan mereka sekolah seperti sebelum adanya wabah Covid-19.

Namun, untuk memberlakukan belajar tatap muka seperti sediakala, ini tentu bukan pekerjaan mudah karena risiko yang dihadapi juga cukup besar.

EDITOR : SETYANEGARA







Tags: ,
banner 468x60