Advokat MSP Tunggu Keterangan Ahli Waris Almarhum Herman Supriyanto Terkait Penandatangan Kuasa

Advokat MSP Tunggu Keterangan Ahli Waris Almarhum Herman Supriyanto Terkait Penandatangan Kuasa
H. Mohammad Siddik, Foto/Muksidyanto ZonaSatuNews.Com.




ZONASATUNEWS.COM, SUMENEPAdvokat H. Mohammad Siddik dan Patnert (MSP) bersama LSM Jatim Corruption Watch (JCW) yang mengaku kuasa hukum dari Herman Supriyanto pemilik tanah seluas 32.07 meter di Desa Kolor, Kota Sumenep kembali angkat bicara.

Mohammad Siddik dan JCW dalam surat somasi kepada PT. SMIP Sumenep mendesak untuk ganti rugi tanah milik kliennya itu.

Dalam keterangannya kepada ZonaSatuNews.Com Sabtu 16 Januari 2021, Siddik mengaku didatangi seseorang yang mengaku ahli waris Herman Supriyantoso.

“Orang itu datang ke kantor kami mengaku memiliki tanah di Desa Kolor 32 ribu meter. Ditanya bukti-buktinya tentu berupa sertifikat, dia memberikan foto copinya dan menunjukkan aslinya pula. Saya lihat langsung,” ujarnya.

Karena dia sambung advokat muda ini, tidak membawa keterangan sebagai ahli waris dari almarhum Herman, surat kuasa belum ditandatangani.

“Tapi MoU atau perjanjian untuk mengkuasakan secara lisan sudah selesai,” jelas Siddik.

Bukti yang dia pegang, lanjutnya jelas bahwa di dokumen itu menunjukkan jika tanah yang kini diatasnya berdiri bangunan itu milik warga Kelurahan Karang Duwak, Kota Sumenep itu.

H. Mohammad Siddik, SH memperlihatkan foto Copy sertifikat tanah atas nama Herman Supriyanto di kantor MSP Jalan Trunojoyo, Gedungan, Batuan, Sumenep, Sabtu 16 Januari 2021. Foto/Muksidyanto ZonaSatuNews.Com.




Ditanya tentang surat somasi dirinya bersama JCW, dia mengaku di datangi petinggi JCW Dr. H. Sajali. Dirinya karena pernah menjadi ketua tim investigasi JCW. Karena saat itu hanya ada stempel MSP, langsung distempel dan tanda tangan disurat yang dibuat JCW itu.

Mengenai upaya lanjut, setelah memegang surat kuasa, tentu proses hukum. Tujuannya, menuntut ganti rugi atau pengembalian tanah milik kliennya itu.

Selain itu, pihaknya mempersilahkan jika PT. SMIP untuk menempuh jalur hukum. Terkait dengan tuntutan pihaknya atas tanah kliennya itu.

Sebelumnya, kuasa hukum PT. SMIP Subagyo mempertanyakan pihak JCW yang tidak melampirkan surat kuasa dalam somasinya.

Bahkan, advokat yang berkantor di Surabaya itu mengaku bersiap nempuh jalur hukum pula. Sehingga, bukti-bukti keabsahan tentang tanah itu bisa diuji. (Yan)

EDITOR : SETYANEGARA







banner 468x60