Aktifitas Seni Beladiri Klasik Cakra Kembang Ditengah Pandemi Covid 19, Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Aktifitas Seni Beladiri Klasik Cakra Kembang Ditengah  Pandemi Covid 19, Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan




ZONASATUNEWS.COM, JOGJAKARTA–Penyebaran covid 19 yang tak pernah tuntas ini, dampaknya semakin dirasakan oleh berbagai pihak. Hampir segala kegiatan dibatasi oleh sebuah tatanan protokol kesehatan, konon untuk mencegah penyebaran virus mematikan itu.

Masyarakat pada umumnya dihantui rasa cemas, khawatir dan ketakutan luar biasa oleh khabar keganasan covid 19, hingga tidak sedikit orang menjadi drop bukan karena virus corona, tapi oleh rasa ketakutannya itu sendiri.

Untuk memerangi rasa ketakutan dan mencegah penyebaran corona, seni beladiri klasik cakra kembang tetap melakukan aktivitas dengan olah raga beladiri bersama para anggota,sebagai metode untuk melepas rasa kekhawatiran dan peningkatan imunitas dalam tubuh, meski dalam prakteknya juga tetap mematuhi protokol kesehatan.




Dikatakan oleh seorang Guru Besar Seni Beladiri Klasik Cakra Kembang, bahwa selain mengajarkan beladiri, para anggota Cakra Kembang juga diberikan pelatihan untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan metode relaksasi atau juga diistilahkan hypnosis. Relaksasi adalah sarana untuk penyegaran seluruh organ dalam tubuh, termasuk otak manusia.

“Relaksasi adalah proses mengistirahatkan sejenak seluruh organ, termasuk kerja otak agar tidak lagi berfikir tentang hal hal negative yang memicu rasa khawatir dan ketakutan sebab kalau itu dibiarkan akan mempengaruhi menurunnya daya tahan tubuh dan kesehatan kita”, tegas Bambang Wdodo Guru Besar Cakra Kembang.

Menurutnya, seseorang dalam kondisi rilek atau mengenolkan segala aktifitas, maka akan menimbulkan energy positif bermanfaat untuk menetralisir penyakit dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Dan energy yang dihasilkan saat relaksasi itu sangatlah besar, sehingga memunculkan getaran getaran lembut dalam tubuh, yang menuntun organ tubuh begerak dengan sendirinya, gerakan yang tidak dikendalikan oleh pikiran, tetapi digerakkan energy.

Sedang berlatih di pantai Gungkidul

“Energi yang sejatinya energy itu lahir disaat kita dalam kondisi nol, kondisi dimana kita tidak pernah berfikir apa apa, dan menanggalkan segala keinginan “, kata Bambang

Terlepas dari pembahasan tentang metode relaksasi, Bambang juga sempat menerangkan bahwa saat sekarang, seluruh materi pelatihan Seni Beladiri Klasik Cakra Kembang juga mengalami penyempurnaan, yang menitik beratkan pada teori kesehatan, meskipun pada prinsipnya tetap tidak meninggalkan teknik beladiri.

Siswa Cakra Kembang persiapan latihan meditasi di Gunung

Gerakan jurus Cakra Kembang hampir seluruhnya bisa dilakukan oleh segala umur, mulai anak anak hingga para manula. Bukan hanya materinya saja yang disempurnkan, termasuk lambang organisasi juga mengalami perubahan total, sesuia dengan keputusan Rapat Istimewa Seni Beladiri Klasik Cakra Kembang pada 13 Januari 2021 di Gunungkidul.

“Selain materi pelatihan yang kita sempurnakan, lambang organisasi juga mengalami perubahan agar tidak ada lagi kesan menyamai lambang perguruan pencak silat lain”, tegasnya.

EDITOR : SETYANEGARA







banner 468x60