Banyak Kemudahan,Bea Cukai Ajak Pelaku Industri Rokok Manfaatkan Fasilitas KIHT

Banyak Kemudahan,Bea Cukai Ajak Pelaku Industri Rokok Manfaatkan Fasilitas KIHT




ZONASATUNEWS.COM, PAMEKASAN – Bea Cukai mengajak pelaku industri rokok di Madura untuk memanfaatkan berbagai kemudahan dan fasilitas yang disediakan di Kawasan Industri Hasil Tembakau, Rabu (13/10/2021).

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Cukai, kantor Bea Cukai Madura, Ako Rako Kembaren mengatakan, banyak sekali kemudahan-kemudahan yang akan didapat bagi pelaku industri rokok jika bergabung dengan KIHT.

“Dalam industri ini pelaku akan mendapatkan kemudahan misalnya yang pertama kerjasama pelintingan, maksudnya pengelola KIHT akan menyediakan mesin. Kedua tidak dipersoalkan lagi luas pabrik hasil tembakaunya, kalau diluar KIHT minimal 200 meter persegi. Ketiga bisa mendapatkan penundaan cukai selama 90 hari, Keempat lahan disediakan dan diatur oleh pengelola sehingga pengusaha tinggal masuk dan kerja sedangkan yang kelima industri hasil tembakau dan industri pendukungnya ada dalam satu kawasan seperti disediakan lab, pengepakannya. Jadi satu kawasan ada disitu,” katanya.

Ia juga menambahkan, kemudahan lainnya terkadang pengelola KIHT memberikan subsudi yang diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Sementara untuk status KIHT m sendiri menurutnya semua tergantung kepada kepala Daerah. Kawasan itu bisa dikelola koperasi ataupun berupa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Semuanya itu tergantung apa katanya Bupati, mau dikelola Koperasi atau BUMD,” ujar Ako panggil akrab Kasi Pelayanan Cukai.

Dalam pembangunan KIHT, Pemkab Pamekasan menyediakan lahan seluas 2,5 hektare yang berada di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan. Dan ditargetkan kawasan tersebut bisa menampung sepuluh pelaku industri rokok.

Sementara itu, dari informasi yang disampaikan Bea Cukai Madura, pembangunan KIHT tidak hanya di Kabupaten Pamekasan saja namun juga di Kabupaten Sumenep. (ADV)

EDITOR : SETYANEGARA







banner 468x60