Liga Ayun Selatan Siap Maju Sebagai Caketum PW KAMMI NTB

Liga Ayun Selatan Siap Maju Sebagai Caketum PW KAMMI NTB




ZONASATU NEWS, NTB –Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) merupakan salah satu organisasi mahasiswa yang lahir pada era reformasi 1998 dan masih eksis hingga kini. Mengukur eksistensi organisasi diantaranya dengan melihat apakah roda organisasi masih berjalan, contohnya seperti pergantian pengurus.

Dilihat dari ukuran tersebut KAMMI NTB masih eksis dan aktif. Terbukti PW KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) NTB tidak lama lagi akan melakukan regenerasi atau pergantian pengurus.

Salah satu calon ketua umum yang siap maju adalah Liga Ayun Selatan.

Kepada ZONASATUNEWS.COM, Liga menyatakan PW KAMMI NTB harus lebih fokus lagi untuk menelisik dan mengawal isu-isu kedaerahan.

“Bukan berarti PW KAMMI NTB krisis akan narasi besar. Tetapi narasinya harus lebih tajam dan mendalam dalam tataran membangun kedaerahan,” kata Liga.

Liga rupanya memang kader terbaik KAMMI.Dia benar -benar jatuh cinta pada organisasi ini.

“Mengutip perkataan salah seorang saudara, jika kita pernah jatuh cinta lalu kemudian kita patah hati, maka jatuh cinta di KAMMI ini adalh patah hati yang paling sengaja yang mestinya harus kita lakukan. Karena ia adalah labirin terindah tempat hati kita rela tersandara dan tersesat selamanya,” katanya berfilosofi.

 




Berbicara tentang kepemimpinan, kata Liga, kepemimpinan itu adalah sebuah seni dan mempengaruhi orng lain. Dia mengutip pendapat Koonzt (1984),  yang mengatakan bahwa kepemimpinan itu adalah pengaruh, seni atau proses mempengaruhi orang-orang sehingga mereka mau bekerja keras secara sukarela dan bersemangat kearah pencapaian tujuan-tujuan kelompok.

Lalu apa irisanya dengan transisi kepemimpinan di KAMMI?

“Bagi saya tagline menjayakan Indonesia 2045 belum seutuhnya banyak di pahami oleh kader akar rumput. Pun ketika kita bicara peranan apa yang bisa di ambil atau yang sudah kita lakukan dalam konteks ke KAMMI-anya d NTB sesuai dengan platform gerakan tersebut mungkin banyak diantara kita yang  masih gagap untuk menjawabnya,” ujarnya.

Bagi saya bukan hal yang muluk, katanya, tapi adalah bukan sebuah kemustahilan karena ia narasi jangka panjang dan cita-cita luhur nan mulia.

Liga meyakini untuk bisa berbenah maka harus memulai transisi kepemimpinan yang baru dengan CINTA sebagai sumber utamanya . Cinta akan kebenaran, cinta akan perbaikan, cinta akan kebermanfaatan.

“Sebab ketika virus cinta ini sudah mewabah dan menular dari semua kader maka bukan tidak mungkin akselarasi dalam perbaikan baik di tubuh KAMMI maupun eksternal KAMMI bisa kita wujudkan,” jelasnya.

Namun, menghadirkan cinta tak semudah yang diucapkan. Karna cinta adalah pengorbanan maka kita harus siap mengewantahkan dengan banyak tindakan (act). Mulai dari tindakan kecil lalu bermuara pada sebuah ledakan besar.

Cinta, bertindak, apakah sudah cukup utk bisa mengambil peran ?? Ternyata cinta dan tindakan belum cukup. Kita butuh kekuatan (power). Karna besar kecilnya tindakan kita di pengaruhi seberapa besar kekuatan kita, seberapa kuat kepribadian kita.

“Tiga pilar utama memimpin KAMMI adalah love, act and power,” tegasnya.

Editor : Setyanegara 

 







banner 468x60