Musda KAHMI Surabaya Jadi Arena Silaturahmi Lintas Generasi

Musda KAHMI Surabaya Jadi Arena Silaturahmi Lintas Generasi
Dari Kanan Ke Kiri: Prof Yusuf W, Cak Cholis, drg Agung, Mas Bambang S, Cak Akmal B, Cak Hadi Is, Cak Agus MF




ZONASATUNEWS.COM, SURABAYA — Musda MD KAHMI Surabaya yang digelar hari ini, Sabtu (27/11/2021) di Hotel Gunawangsa MER Surabaya menjadi arena silaturahmi lintas generasi. Dari para senior hingga yunior tampak hadir di lokasi.

Ini mengukuhkan kembali bahwa KAHMI memang organisasi yang bersifat kekeluargaan, sebagai kelanjutan dari proses berorganisasi di HMI dulu.




Bagi banyak organisasi mungkin even Musda atau sejenisnya, akan dijadikan ajang perebutan “kekuasaan” sebagai pimpinan organisasi. Namun, di KAHMI rasa kekeluargaan, kerinduan untuk bertemu dan berkumpul kembali, mengenang masa lalu saat aktif di HMI, akan menempati porsi lebih besar, dibanding momen pemilihan pengurus baru.

Ini bukan berarti pemilihan pengurus KAHMI itu tidak penting. Bukan, sama sekali bukan begitu. Pemilihan tetap menunjukkan greget yang cukup besar. Yang mau mengurus KAHMI masih cukup banyak. Ini pertanda jantung organisasi masih berdetak. Organisasi ini masih hidup.

Musda masih bisa menjadi magnet yang besar untuk silaturahmi lintas generasi. Melepas kangen setelah lama tidak bertemu, guyon, ngobrol politik (ini wajib) dan ngobrol lainnya. Tidak terasa akan terjalin rasa saling asih, asah, dan asuh.

Jangan heran kalau mereka yang hadir dari ukuran usia ada yang sudah diatas 70 tahun. Mungkin ada yang mendekati 80 tahun. Namun ada juga yang masih muda-muda. Usia 30-an tahun, 40-an tahun.

Yang yunior bisa belajar dari pengalaman para senior. Yang senior bisa “nuturi” yang muda-muda. Tentu dengan cara yang berbeda dengan saat di HMI. Mereka kini sudah lulus dari HMI. Kini naik ke jenjang KAHMI: jenjang pengabdian yang lebih nyata kepada umat dan bangsa.

Sesungguhnya, KAHMI memang jalan perjuangan lanjutan dari masa HMI. Atau lebih pasnya adalah, HMI adalah masa belajar. KAHMI masa pengabdian.

Jadi kalau ada yang tanya, apa programnya KAHMI? Ya mengabdi. Pengabdian itu disesuaikan dengan keahlian, bakat, dan profesinya masing-masing.

KAHMI bisa menjadi “dirijen” dalam orkestra pengabdian alumni HMI di masyarakat.

Penulis : Budi Puryanto
Editor : Reyna







banner 468x60