Ngaku Difitnah dan Dicemarkan Nama Baiknya, JCW Lapor Ke Polda Jatim

Ngaku Difitnah dan Dicemarkan Nama Baiknya, JCW Lapor Ke Polda Jatim
Ketum Umum LSM JCW H. M. Sajali.




ZONASATUNEWS.COM, SUMENEP–Petinggi LSM Jatim Corruption Watch (JCW) Sajali menempuh jalur hukum dengan lapor ke Polda Jatim Rabu, 12 Januari 2021 atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap dirinya dan lembaganya.

Yakni, media online memberitakan dirinya tukang peras, dan jorok. Termasuk pula melaporkan orang yang menyebut dirinya tukang peras lewat medsos.

“Bilang LSM palsu, advokat palsu,” tegas Sajali kepada ZonaSatuNews.Com Selasa 18 Januari 2021.

Ujaran kebencian dan tuduhan LSM palsu dan tudingan pemeras itu, kata Sajali saat LSM yang dipimpinnya kirim surat somasi ke PT. SMIP Sumenep.




Sebab, pihaknya mendapat kuasa dari Herman Supriyantoso pemilik tanah di Desa Kolor yang diambil paksa oleh H. Sugianto direktur PT. SMIP.

“Herman datang ke saya sekitar 15 tahun lalu. Sekitar dua bulan lalu datang lagi ahli warisnya ke Siddik. Saya lapor sebagai LSM nya dan Siddik sebagai advokatnya,” tutur pensiunan PNS ini menceritakan kronologisnya.

Untuk itu, atas tuduhan LSM dan advokat palsu akibat dari surat somasi itu, pihaknya menempuh jalur hukum.

“Nanti biar dijerat UU ITE dengan hukuman enam tahun,” tegas dia.

Sebelumnya, Subagyo selaku kuasa hukum PT. SMIP membantah atas tuduhan LSM JCW itu lewat surat somasinya.

Tanah yang diperoleh kliennya dengan prosedur yang sah. Bahkan, tukar guling tanah oleh PT. SMIP menjadi percontohan di Jawa Timur. (Yan)

EDITOR : SETYANEGARA







banner 468x60