PDIP lakukan terobosan baru sandingkan Fauzi-Nyai Eva di Pilkada Sumenep

PDIP lakukan terobosan baru sandingkan Fauzi-Nyai Eva di Pilkada Sumenep
Achmad Fauzi berpose bareng dengan Dewi Kholifah atau lebih dikenal Nyi Eva




ZONASATUNEWS.COM, SUMENEP – DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan rekomendasi calon Bupati/Wakil Bupati kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasangan Achmad Fauzi dan Nyai Hj Dewi Khalifah alias Nyai Eva telah resmi diusung oleh PDIP dalam Pilkada serentak bulan September tahun 2020 ini.

Rekomendasi ini diluar perkiraan banyak pihak. Meskipun begitu, keberanian PDIP mengusung calon perempuan untuk pertama kalinya dalam Pilkada di Madura, pantas diapresiasi. Artinya, PDIP berani membuat terobosan yang tidak biasa.

Kemenangan Khofifah Indar Parawansa sebagai Gubernur Jawa Timur, sekaligus mendulang suara mayoritas di seluruh Madura, disebut-sebut sebagai salah satu dasar PDIP berani mengusung calon pemimpin perempuan. 

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo (UTM) Surokim Abdussalam menilai rekomendasi dukungan PDI Perjuangan kepada Achmad Fauzi dan Nyai Hj Dewi Khalifah alias Nyai Eva di Pilkada Sumenep 2020 cukup menarik.




Bahkan, Surokim menyebut duet ini sebagai terobosan baru di kabupaten paling ujung timur di pulau Madura itu.

“Yang menarik, pasangan ini termasuk terobosan baru sekaligus sebagai test case baru kepemimpinan perempuan di posisi Wabup,” kata Surokim, saat dikonfirmasi Jumat, 21 Februari 2020.

Menurut Surokim, gelaran Pilkada tahun ini menjadi momentum penting bagi warga Sumenep. Sebab, kehadiran pasangan Fauzi-Nyai Eva merupakan komposisi baru, yakni menempatkan perempuan sebagai wakil. Bahkan, ini menjadi yang pertama di pulau Madura.

Surokim menambahkan, kehadiran perempuan dalam kontestasi Pilkada khususnya di Madura akan selalu manarik. Sebab, jika dahulu sebagian warga Madura masih ada yang beranggapan kiprah perempuan di kancah politik sebagai sebuah ketidakwajaran, namun pemahaman seperti itu kian terkikis.

Salah satu faktanya yakni kemenangan Khofifah Indar Parawansa di Pulau Madura pada Pilgub Jatim 2018 lalu.

“Ini merupakan momentum peletakan tradisi baru di Madura dalam kepemimpinan publik,” tegasnya.

Disamping itu, peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) ini menguraikan, jika pasangan ini nantinya berhasil memenangkan Pilkada Sumenep, tentu akan memberikan dampak positif bagi perpolitikan di pulau Madura. Tentu juga menguatkan ruang politik kaum hawa.

“Jika pasangan ini berhasil, maka ini akan kian menguatkan peran politik perempuan di Madura dan itu akan membawa perubahan yang cukup signifikan bagi kepemimpinan jabatan publik di Madura,” ujarnya.

Editor :Setyanegara

 







Tags: ,
banner 468x60