Pengacara Korban Pembunuhan Desak Polisi Tangkap Semua Terduga Pelaku

Pengacara Korban Pembunuhan Desak Polisi Tangkap Semua Terduga Pelaku
H. Mohammad Siddik, SH kuasa hukum korban pembunuhan. Foto/Dok. Pribadi




ZONASATUNEWS.COM, PAMEKASAN–Mohammad Siddik, SH selaku pengacara Almarhum Agus Supriadi, 23, warga Desa Bulangan Haji, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, korban pembunuhan desak polisi tangkap semua terduga pelaku.

Mohammad Siddik menceritakan, berdasarkan penuturan pihak keluarga, korban ditelepon SGR (inisial) Kamis 12 November 2020 pukul 18.00.

SGR mengajak korban hadir kesebuah acara. Karena SGR juragan korban, menuruti saja. Lalu berangkat dan naik sebuah mobil. Acaranya di Desa Tebul.

“Dalam mobil itu diduga terdapat SGR, SH, LK dan disopiri KR. Info yang diperoleh keluarga korban, ada yang membawa celurit dalam mobil itu,” jelas Siddik dalam keterangan tertulisnya Sabtu, 13 Februari 2021.

Masih menurut advokat asli Sumenep ini, kuat dugaan korban dihabisi dalam mobil disimpang tiga Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep.

H. Mohammad Siddik, SH kuasa hukum korban pembunuhan. Foto/Dok. Pribadi




“Ada warga mendengar jeritan malam itu dalam mobil di simpang tiga itu,” lanjut Siddik.

Akibatnya, Agus Supriadi ditemukan tewas Kamis 12 November 2020 malam sekitar pukul 23.30 di tepi jalan Dusun Gunung, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk.

Lalu keluarga korban melapor ke Polsek Guluk-Guluk, Sumenep. Bahkan, empat orang dengan inisial diatas yang semobil dengan korban, sempat menyerahkan diri ke Polres Sumenep.

Hanya, Siddik menyayangkan, setelah kasus dilimpahkan ke Polres Pamekasan, hanya SGR yang ditahan. Versi polisi, tambah advokat muda ini, kejadian pembunuhan di wilayah hukum Polres Pamekasan.

“Kata polisi pembunuhan terjadi di Desa Tebul, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. Hanya mayat dibuang ke Sumenep,” tuturnya.

Namun, Siddik mengaku heran. Sebab, ada pihak yang dilepas. Padahal,kuat dugaan semua yang ada di mobil malam itu diduga turut serta jadi pelaku.

“Atas dugaan kejanggalan penanganan kasus pembunuhan yang diduga direncanakan ini, kami suratan ke Kapolda Jatim mintak keadilan hukum,” tegas Siddik. (Yan)

EDITOR : SETYANEGARA







banner 468x60