Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Mengenai Raperda APBD Kabupaten Pamekasan TA 2022

Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Mengenai Raperda APBD Kabupaten Pamekasan TA 2022
Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati mengenai Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 Kabupaten Pamekasan, Senin (11/10/2021).




ZONASATUNEWS.COM, PAMEKASAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati mengenai Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022 Kabupaten Pamekasan, Senin (11/10/2021).

Acara yang digelar di ruang sidang Paripurna dan dilaksanakan secara virtual, dipimpin Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rahman dan dihadiri Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Pamekasan serta Ketua Fraksi dan Ketua Komisi DPRD setempat.

Dalam penjelasannya, Bupati Pamekasan menyampaikan jika R-APBD TA 2022 yang sudah disampaikan ke DPRD merupakan rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang menggambarkan kebijakan di bidang penerimaan belanja dan pembiayaan keuangan serta sebagai instrumen kebijakan dan distribusi anggaran dalam rangka menjaga konsisten program pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana pembangunan jangka panjang daerah dan Rencana pembangunan jangka menengah tahun 2018 – 2023.

Menurutnya, penyusunan R-APBD TA 2022 Kabupaten Pamekasan, selain berpedoman pada Permendagri juga mengacu pada rencana kerja pemerintah tahun 2022 yang mengusung tema “Pemilihan Ekonomi dan Reformasi Struktural” serta RKPD Provinsi Jawa Timur tahun 2022.

“Berdasarkan tema tersebut, pokok-pokok kebijakan fiskal yang menjadi prioritas pemerintah adalah sebagai berikut, pertama pemantapan pemulihan ekonomi dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan sebagai kunci pemulihan ekonomi,” katanya.

Kemudian yang kedua program perlindungan sosial yang memperkuat pondasi kesejahteraan sosial, mengentaskan kemiskinan dan ketenteraman termasuk memperkuat daya ungkit UMKM dan dunia usaha agar mampu bangkit kembali lebih kuat dan lebih berdaya tahan.

“Yang ketiga mendukung peningkatan daya saing dan produktifitas dengan implementasi Reformasi struktural dan Reformasi fiskal serta yang keempat penguatan pendapatan dan belanja yang lebih baik serta inovasi pembiayaan,” tambahnya.

Adapun target pendapatan daerah pada R-APBD Kabupaten Pamekasan tahun 2022 diprediksi sebesar Rp 1.780.747.204.313.
Sementara belanja daerah diprediksi sebesar Rp 1.999.091.097.270.

Diakhiri penjelasannya, orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan itu berharap R-APBD tahun 2022 dapat melahirkan regulasi daerah yang benar-benar terencana, tersistem dan terpadu serta berpihak kepada masyarakat sehingga dapat dilaksanakan dan memiliki kepastian hukum serta memiliki manfaat dalam proses penyusunannya sehingga penetapannya, tujuannya pada akhirnya terwujud dengan baik. (ADV)

EDITOR : REYNA







banner 468x60