Peragaan Ulang Pembunuhan Wanita Di Ngawi Yang Mayatnya Ditemukan Bugil

Peragaan Ulang Pembunuhan Wanita Di Ngawi Yang Mayatnya Ditemukan Bugil




ZONASATUNEWS.COM, Ngawi–Muhamad Ikbal Maulana (19) menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan bugil. Warga Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Ngawi itu memperagakan 17 dari 20 adegan.

Sedangkan tiga adegan lainnya diperagakan oleh saksi yang pertama kali menemukan mayat Bella Diar Ulul Azmi (BDL). Wanita berusia 24 tahun itu merupakan warga Kecamatan Paron, Ngawi.

“Ada 20 nomor adegan yang diperagakan. Baik saksi maupun pelaku. Untuk pelaku saja ada 17 adegan diperagakan. Sedangkan tiga adegan dari saksi yang peragakan,” ujar Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto kepada wartawan di kantornya, Selasa (15/1/2020), seperti dikutip detikcom.

Adegan demi adegan diperagakan oleh pelaku mulai saat janjian bertemu dengan korban hingga detik-detik pembunuhan. Adegan paling menegangkan yakni saat pelaku memukul kepala dan mencekik korban hingga tewas di kebun jagung.

“Adegan ketujuh korban sempat berlari ke arah barat namun terjatuh, dan oleh pelaku dipukul menggunakan kunci sepeda motor di kepala bagian belakang, sebanyak 3 kali. Kemudian adegan kedelapan pelaku mencekik leher korban dan kesembilan melucuti seluruh baju yang dikenakan korban dan hanya menyisakan celana dalam dan BH,” imbuhnya.

Lokasi pembunuhan berada di lahan Perhutani Petak 51 RPH Sidowayah BKPH Kedunggalar. Ratusan warga tampak antusias menyaksikan rekonstruksi tersebut. Polisi menggunakan patung untuk menggambarkan kondisi korban saat sudah tewas dalam kondisi bugil.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Khoirul Hidayat menyampaikan, pembuangan pakaian korban oleh pelaku dilakukan di sungai Desa Sonde Kecamatan Pitu. Yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi pembunuhan.

“Adegan membuang barang bukti pakaian korban dilakukan pelaku di sungai Desa Sonde. Yang jaraknya sekitar 500 meter dari TKP,” papar Khoirul.

Dalam rekonstruksi tersebut, pembunuhan berawal saat korban bersama temannya makan bakso di Jalan Ronggo Warsito, Ngawi. Saat itu pelaku meminjam HP ayahnya untuk menghubungi korban guna janjian bertemu.

“Korban memakai motor temannya menemui pelaku di warung pinggir Jalan Ngawi-Solo, masuk Desa Banjarejo, Kecamatan Pitu. Pelaku bersama korban berangkat menuju ke Alun-alun Ngawi. Namun melintas di jalur hutan dan selanjutnya terjadi cekcok. Pelaku mengarahkan motor ke ladang jagung hingga perkelahian,” paparnya.

Rekonstruksi dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Rekonstruksi melibatkan sekitar 60 personel polisi untuk melakukan pengamanan.

Pelaku baru mengenal korban dalam sebulan terakhir melalui aplikasi percakapan Hello Yo. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran ingin merampas harta benda korban.

Harta benda korban yang dirampas pelaku yakni motor Honda BeAt warna hitam bernopol AE 3156 JD serta sebuah ponsel. Pelaku merupakan residivis dua kali kasus curanmor. Ia menjual hasil perampasan kepada seseorang warga Sidoarjo. Motor matic itu dijual seharga Rp 4,5 juta.

Editor : Setyanegara







Tags: , ,
banner 468x60