Pesan berantai Gunungkidul Lock Down, bohong !!

Pesan berantai Gunungkidul Lock Down, bohong !!




ZONASATUNEWS.COM, Yogyakarta- ditengah maraknya kasus Virus Corona masih saja ada oknum sengaja memberikan informasi bohong yang justru membangkitkan kepanikan dan rasa ketakukan masyarakat. Belakangan, masyarakat gunungkidul diresahkan adanya pesan berantai melalui whatsApp terkait pemberlakuan lock down di wilayah kabupaten Gunungkidul mulai tanggal 30 maret 2020 oleh pemerintah daerah setempat.

Informasi hoaks yang dikirim berantai melalui aplikasi WhatsApp itu menyatakan, wilayah Gunungkidul khususnya kecamatan, Ngawen, Karangmojo, Siyono,, Playen, dan daerah pesisir pantai per tanggal 30 Maret 2020 ditutup. Sementara para karyawan swasta, jasa transportasi gojek, grab, pedagang, alfamart, indomaret, jasa exspedisi juga diliburkan.

Menanggapi isu penyebaran berita hoaks yang beredar di tengah masyarakat,Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul Kelik Yuniantoro melalui Kepala Seksi Media dan Peliutan Diskominfo Sumarno S.S.T, Senin 30/3 menyampaikan terkait informasi pemberlakuan lock down di wilayah Kabupaten Gunungkidul yang disebar luaskan via whatsApp tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarnnya. Ditegaskan, bahwa pesan terkait lock down melalui WA bukan dari pihak pemerintah daerah Gunungkidul.

“Pesan tersebut bukan dari pemkab Gunungkidul, itu informasi hoaks”, kata Sumarno.

Dikatakan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat Gunungkidul agar jangan mudah percaya dan terprovokasi adanya berita ataupun informasi yang bersifat menyesatkan dan membikin resah. Sebaiknya masyarakat jangan mudah panik, saring dulu tentang keakuratan info tersebut, cari sumber beritanya. Masyarakat Gunungkidul khususnya, diharap untuk selektif dalam menerima segala informasi.

“Perlu hati hati, bagi yang sengaja menyebarkan pesan atau informasi bohong (hoaks) dapat dipidakan”, tegas Sumarno.(mbang).

Editor : Setyanegara







banner 468x60