Tanpa Literatur, Situs Candi Randuagung Sepi Pengunjung

Tanpa Literatur, Situs Candi Randuagung Sepi Pengunjung
Situs Candi Randuagung Lumajang




ZONASATUNEWS.COM, LUMAJANG–Terdapat puluhan situs Candi di Kabupaten Lumajang.Namun literatur terkait asal usul sejarahnya belum ada yang berani menyatakan benar, sehingga pengunjung di situs tersebut bukan kalangan umum. Namun dari para arkeolog dan sejarahwan, sampai sekarang papan narasi di tempat wisata candi nihil.

Aries Purwanthi, Staff Tenaga Teknis Arkeologi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang membenarkan belum tersedianya papan literatur atau narasi di situs candi. Kekurangan tersebut merupakan proyeksi rencana dalam waktu kedepan.

“Tahun 2021 akan ada pemasangan papan narasi namun masih dikaji lebih dalam,” ujarnya.

Sedangkan untuk Situs Candi Randuagung, prosesnya dalam tahap pendalaman pengkajian.

“Untuk perawatan dan keamanan kita sudah ada orang disetiap situs,” ucapnya.

Untuk proyeksi pengembangan dalam tahun kedepan adalah Situs Candi Biting, Candi Randuagung dan Candi Gedhong Putri.

Menurutnya, dinas tidak boleh terlalu masuk atau langsung melakukan pembangunan dan pembenahan. Karena akan merusak dari keaslian bahan situs yang ada.

“Proses pengkajian situs yang saat ini berjalan Candi Biting dan Candi Randuagung,” ucapnya.

Dia juga mengimbau, bahwa adanya situs peninggalan sejarah tersebut harus diperhatikan masyarakat.
Karena dalam menjaga estetika, kelestarian, dan kemurnian candi harus kontribusi masyarakat.

Jika kita lihat secara umum, memang ada suatu kendala terkait kepedulian masyarakat. Salah satunya banyak anak muda yang berkunjung, namun tidak menghargai peninggalan sejarah. Sebaliknya,anak-anak tersebut minum minuman keras di samping candi. Beruntung warga yang mengetahui langsung ke lokasi dan mengusir gerombolan pemuda tersebut.

EDITOR : SETYANEGARA







Tags: ,
banner 468x60