Terkepung Asap Tebal, Seorang Petani di Jambi Meninggal

Terkepung Asap Tebal, Seorang Petani di Jambi Meninggal
Ahmad Tang (55) Seorang petani meninggal ditunggui anaknya Diana (17) yang selamat. Tang dan anaknya terjebak asap tebal Di Jambi (17/9/2019)




Jambi, Zonasatu News —Akibat terkepung asap pada hari Sabtu tanggal 21 September 2019 pukul 16.00 wib telah terjadi korban jiwa, di Desa Simpang Datuk. Jenasah telah dievakuasi.

Korban bernama Ahmad Tang (55 Tahun),
seorang petani, beralamat di Desa Sungai Jambat Kec. Sadu, Kab Tanjung Jabung Timur, Prov Jambi.

Sedang Diana (17 tahun), anak korban dikabarkan masih hidup.

Saudara Ahmad Tang pukul 08.30 WIB berangkat dari rumah untuk mencari ikan secara manual dikawasan hutan TNBS, tepatnya dbelakang parit 2 ujung Desa Simpang Datuk kec.Nipah Panjang.




Korban terkepung asap tebal akibat kebakaran hutan. Di Jambi memang terjadi kebakaran hebat, terutama d Kabupaten Muaro Jambi, Tanjabtim dan Tanjabba.

Asap di Jambi akan dicoba dihentikan dengan sistem hujan buatan. Sudah disiapkan 4 unit Heli Water Bombing. Termasuk Hercules yang standby untuk hujan buatan. Namun Heli tidak bisa beroperasi beberapa hari ini karena jarak pandang di bawah 100 m.

Hujan buatan pun belum bisa di laksanakan karena intensitas awan selalu kurang dari 70 %. Kalau di paksakan membuat hujan buatan dengan kadar kelembaban kurang dari 70% pasti gagal, sehinggag mubazir.

Peluang awan diatas 70% akan terjadi pada Senin dan Selasa. Pesawat sudah di siapkan, BPPT sudah siapkan garam (NaCl). Direncanakan BPPT selasa besok ke Jambi dengan Heli, bila jarak pandang sudah memungkinkan.

Sebelumnya 4 provinsi sudah berhasil dengan hujan buatan yakni Kalbar, Kalteng, Kalsel dan Riau.

Petugas menghimbau jika terjadi hujan jangan keluar rumah dan menampung air hujan.

Penulis laporan : Irwan M

Editor : Setyanegara 

 







Tags: , , ,
banner 468x60