Tolak Mohammad Ali Ridha Jadi PAW Zainuddin Amali

Tolak Mohammad Ali Ridha Jadi PAW Zainuddin Amali
Mohammad Ali Ridha, anggota DPR RI pengganti Zainudin Amali dari Dapil Jatim XI Madura




ZONASATUNEWS.COM, MADURA-Zainuddin Amali, wakil rakyat asal Dapil Madura terpilih kembali jadi anggota DPR RI lewat Pemilu 2019 tahun lalu. Namun, politisi senior Partai Golkar ini tak lama duduk di senayan pada periode ini. Sebab, pria yang akrab disapa ZA ini dipercaya Presiden Jokowi sebagai Menpora RI.

Karena jabatan barunya di kabinet pemerintahan Presiden Jokowi jilid II, harus melepas posisinya sebagai wakil rakyat di DPR RI mewakili Madura. Otomatis, harus dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Terbukti, pada 22 januari 2020 lalu, PAW dilakukan. Moh. Ali Ridha, suara terbanyak kedua setelah Zainuddin Amali dilantik jadi anggota DPR RI pada 22 Januari lalu itu.

Mohammad Ali Ridha tergolong politisi yang baru dikenal oleh publik di Madura. Berdasar hasil penelusuran media ini, kali pertama Ali Ridha menjadi caleg dan langsung menyusul suara petahana diposisi kedua dengan perolehan suara 34. 992 ribu.

Pengganti antar waktu adalah perolehan suara terbanyak berikutnya sesuai PKPU no 6 tahun 2017. Moh. Ali Ridha diproses sesuai aturan yang berlaku sebagai pengganti antar waktu periode 2019-2024.

Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep adalah empat kabupaten yang diwakili oleh Moh. Ali Ridha di senayan.

Pesimistis dari konstituen mulai muncul. Seperti disampaikan Rosi Ferdiansyah. Bahwa dirinya merupakan simpatisan partai Golkar di Madura. Dia mengaku pesimis dengan pengganti Zainuddin Amali itu.

“Karena beberapa faktor. Salah satunya adalah Moh. Ali Ridha dianggap kurang kompeten dilihat dari sisi pengalaman merawat dapil,” bebernya, sesuai rilis yang diterima Zonasatunews.com.

Kemudian, pria yang berasal dari luar Madura itu, hanya memperoleh suara pribadi sebanyak 34. 992. Angka segitu, lanjut Rosi, belum cukup syarat moral diberi predikat sebagai wakil rakyat yg populis diwilayah Madura. Mengingat madura adalah dapil neraka.

Coba kita lihat, sambung Rosi, betapa jomplangnya kala kita bandingkan dengan perolehan caleg yang lain sebutlah Sa’id Abdullah PDI Perjuangan. Dia sebagai pemegang suara terbanyak dipartainya 176.981 ribu, angka yang fantastis.Tapi masih dapat slot ke 7dari 8 kursi yang tersedia dari dapil XI Jatim ( Madura ).

“Moh. Ali Ridha bukan orang Madura asli. Tidak ada riwayat pernah berdomisili di Madura. Bagaimana mungkin orang yang berlatar belakang kontras dengan Madura, lalu bisa tahu dengan persis karakter orang madura yang ceplas ceplos dan konsekuen. Lebih baik putih tulang daripada putih mata,” tulis dia panjang lebar.

Selain itu, masih sesuai penjelasan Rosi, belum ada rekam jejak yang jelas seputar kiprah Moh. Ali Ridha dipentas nasional. Baru sekali menjadi calon legislatif kemudian mujur menaunginya.

Berbeda dengan keluhan salah satu masyakat yang lain yang tidak mau disebut namanya. Loyalis Zainuddin Amali menegaskan, suara kami untuk pak Zainuddin Amali yang sudah teruji merawat Madura.

“Bukan untuk mengantarkan Moh. Ali Ridha menjadi PAW Pak ZA. Kami kecewa, dalam waktu dekat kami bersama aliansi masyakat Madura lain akan bersikap sesuai kebutuhan,” kata pria asli Sumenep ini.

Editor : Setyanegara







Tags: , , ,
banner 468x60