CABE, Catetan Babe (79): Dari Atas Kuburan Pantau Mandalika-Race

CABE, Catetan Babe (79): Dari Atas Kuburan Pantau Mandalika-Race
Ridwan Saidi, Budayawan




Oleh : Ridwan Saidi, Budayawan

Semula rakyat menonton Mandalika-Race dari atas pohon. Meski tak sejalan dengan spirit of Glasgow, pohon2 ditebang. Rakyat tak pernah hilang akal, di sekitar sirkuit ada kuburan di ketinggian tertentu. Rakyat pantau dari titik ini. Asyiq (lihat photo bawah). What now my love? Gusur makam? Apa payung hukum2?

Nonton Mandalika-Race dari atas kuburan




Masih soal payung hukum, MUI, LSM, dll mau diaudit pemerintah. Mana payung hukum?

Bing Slamet dengan enteng kasih solusi dalam lagu hit dia 1950-an: Payung Fantasi. Sebagian lyricnya:

Lenggang mengorak
Menarik hati serentak
Ai ai siapa itu

Wajah sembunyi
Di balik payung fantasi
Ai ai aku rindu

Perang apa perlu payung hukum? Sedikitnya protocol a.l pihak2 bertikai harus bertemu. Joe Biden dan Jin Ping telah bertemu. Yes, perang dapat dimulai.

US Army sudah mengalir tiada henti ke Taiwan. Belun ada reaksi China. Soal Taiwan memang salah satu butir bahasan yang tak ada titik temu dalam temu virtual Biden-Jin Ping minggu lalu. For the time being, Taiwan menjadi negara proktetorat Amerika. China mau apa, one China policy mereka di-pijak2 menarik hati serentak.

Se-waktu2 perang meletus dan imbasnya ke-mana2 dan akan kesini juga. Ayo deh ente Cufras Cafres. Siapa tau bisa jadi orang BUMN. (RSaidi)

EDITOR : REYNA







banner 468x60