CABE, Catetan Babe (84): Pulau Perempuan Tua

CABE, Catetan Babe (84): Pulau Perempuan Tua
Ridwan Saidi, Budayawan




Oleh : Ridwan Saidi, Budayawan

 

Orang Moor, atau Moro, di Andunisi diperkirakan sejak IX M berdasar mulai hidupnya econ Andunisi sejak abad tersebut. Mereka datang dari Afro berbahasa Swahili. Di Jakarta mereka tinggal di Yapat Sunda Kalapa, Pekojan, dan pulau Bidadari.

Photo (bawah) medjid orang Moor di Pekojan.Mesjid diphoto setelah pemugaran tahun 1784. Tidak diketahui sejak kapan mesjid ini berdiri.




Banyak pulau2 di kepulauan Seribu yang tak diketahui muasal penduduknya.

Pulau Kotok artinya pohon dalam bahasa Armen, dalam Betawi buta.

Pulau Semak artinya bukan belukar tapi daun. Daun dalam bahasa Khmer disebut petir. Di Pamulang ada toponim Pondok Petir.

Pulau Macan bukan tiger tapi murni, hei Itu orang berhati macan, maknanya itu orang baik2.

Pulau Tidung juga artinya daun. Yang tak dapat dipahamI kenapa ada pulau dinamakan Perempuan Tua? Itulah pulau Pari. Sebaliknya ada pulau Putri, dan ada lagi pulau Bidadari.

Pulau Sepa artinya bawang. Dalam Betawi Sepa jenis rasa.

Pulau terjauh itulah Pantara. Dua jam perjalanan dengan speedboat dari Marina Ancol.

Pemda DKI era Ali Sadikin paling suka gonta ganti nama pulau. Nama lama pulau Pramuka itu Pelemparan, kenapa mesti diganti.

Edam nama pulau, juga nama jalan di Priyuk. Edam artinya mercu suar. Di Sunda Kalapa disebut lentera. (RSaidi)

 

EDITOR : REYNA







banner 468x60