CABE, Catetan Babe (85): Tap MPR Perihal Balap Mobil Formula E. (Sebuah Wacana)

CABE, Catetan Babe (85): Tap MPR Perihal Balap Mobil Formula E. (Sebuah Wacana)
Ridwan Saidi, Budayawan




Oleh : Ridwan Saidi, Budayawan

 

Ketua MPR Bambang Susatyo beri keterangan pers tentang balap mobil Formula E yang menurutnya akan menaikkan nama bangsa, Selanjutnya ia menyatakan tidak setuju kalau lokasi balap gunakan areal Monas. Juga Bambang keberatan kalau gunakan kompleks Gelora. Berarti di Jakarta tak ada lokasi untuk Formula E.

Ketua MPRS Jenderal Nasution tak pernah berbicara yang terkait masalah bangsa tanpa rujukan Tap MPRS. Bambang Susatyo saya kenal baik, saya ajukan wacana kalau balap mobil bisa naikkan martabat bangsa kenapa tidak dibuatkan Tap MPR perihal balap mobil.

Sebelum Mandalika juga volume gembar-gembor kencang bukan main, begitu hari H pembalap malah ada yang mandi ujan. Tribune yang sempat diduduki sedikit orang saja kini dibongkar. Nasibnya sama dengan Stadion Tegal Alur.

Proyek hambur2 uang dengan alasan naikkan martabat bangsa juga terjadi di jaman orde lama dan kami sindir waktu itu sebagai proyek mercu suar.




Kalau saya menulis seperti ini untuk menyampaikan pikiran saya semata, mungkin ada yang setuju. Tak perlulah staf Gubernur DKI yang membidangi wisata Ancol Geys Khalifah mengirim WA ke saya yang tidak pantas.

Saya berpendapat Stadion Madrid di Sunter sulit akses.Formula E dikucur anggarannya lebih dulu tanpa dipastikan lokasinya. Tidak planmatig,kata orang Belanda.

Saya tidak ada niat menghalangi Anies Baswedan mencafres dan atau Geys Khalifah mencawafres, tetapi begitu banyak persoalan terkait memajukan wisata, sejarah, dan peradaban Jakarta yang perlu dibangun dan bukan malah berlomba mengundang rombongan sirkus kampung. Klaar main, angkut barang2nya, dan good bye Hawaii.

Sekali lagi silahkan Anies mencafres, dan mungkin Geys mencawafres, saya tak ada niat dan tak berhak pula menghalangi.Tapi numpang nanya apa itu pilfres bakal ada? (RSaidi)

EDITOR : REYNA







banner 468x60