Mengenal “Nikuba” Alat Yang Mengubah Air Jadi Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

Mengenal “Nikuba” Alat Yang Mengubah Air Jadi Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
Kendaraan Dinas Babinsa di Cirebon yang meggunakan bahan bakar air (100%)

', layer: '

NIKUBA BABINSA 2

'}, {id: 46304, image: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/NIKUBA-MISEL-ARYANTO.jpg', extlink: '', thumb: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/NIKUBA-MISEL-ARYANTO-150x150.jpg', permalink: '

', layer: '

NIKUBA MISEL ARYANTO

Ariyanto Misel, perekayasa Nikuba

'}, {id: 46305, image: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/NIKUBA-CIREBON.jpg', extlink: '', thumb: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/NIKUBA-CIREBON-150x150.jpg', permalink: '

', layer: '

NIKUBA CIREBON

Rangkaian alat Nikuba

'}, {id: 46311, image: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/POEMPIDA-BBA.jpg', extlink: '', thumb: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/POEMPIDA-BBA-150x150.jpg', permalink: '

', layer: '

POEMPIDA BBA

Buku karya Poempida Hidayatullah \"RahasiaBahan Bakar Air\"

'}, {id: 46310, image: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/DJOKO-SUTRISNO-BBA.jpg', extlink: '', thumb: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/DJOKO-SUTRISNO-BBA-150x150.jpg', permalink: '

', layer: '

DJOKO SUTRISNO BBA

'}, {id: 46312, image: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/YULL-BROWN-GAS-BROWN.jpg', extlink: '', thumb: 'http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2022/05/YULL-BROWN-GAS-BROWN-150x150.jpg', permalink: '

', layer: '

YULL BROWN GAS BROWN

'} ];




ZONASATUNEWS.COM, CIREBON – Adalah Ariyanto Misel, penemu Nikuba, air yang digunakan untuk bahan bakar sepeda motor, yang digunakan sebagai kendaraan dinas Babinsa salah satu Koramil di Cirebon, Jawa Barat.

Seperti yang dimuat dalam video RCTV yang viral, Ariyanto Misel yang digelari “profesor tanpa gelar” itu telah menjalin kerjasama dengan Kodam III Siliwangi, 6 bulan sebelumnya. Saat ini sedang dalam proses uji coba kelayakan dan hak cipta, agar nantinya bisa diproduksi massal.

Kendaraan Dinas Babinsa di Cirebon yang meggunakan bahan bakar air (100%) memanfaatkan Nikuba karya Ariyanto Misel

Motor berbahan bakar air murni (100% air murni) itu sekarang melenggang dijalan-jalan dan menjadi tontonan warga. Betapa tidak, dengan BBM yang mahal saat ini, bahan bakar air yang tentu jauh lebih murah, pasti menjadi harapan besar warga.

Ariyanto Misel, dalam tayangan itu mengatakan produknya masih uji kelayakan, dan dalam proses mendapatkan paten. Produk non emisi ini, saat ini belum bisa diproduksi umum.

Ariyanto juga mengatakan produknya akan dipamerkan dalam forum G-20 yang akan digelar bulan November tahun ini, dimana saat ini Indonesia sebagai presidensi G-20.

Ariyanto Misel, perekayasa Nikuba

“Ini ada yang ngotot mau dipamerkan di KTT G-20. Ini patennya lagi berjalan,” kata Ariyanto Misel.

Nikuba nantinya akan dibanderol sekitar 4,5 juta per unit. Menurut informasi dalam tayangan itu, Nikuba bisa menempuh jarak 500 km, dan penggunaan dalam 1 bulan hanya sekitar 1 liter saja.

Sementara Ariyanto juga akan mengembangkan Nikuba untuk jenis kendaraan roda empat, setelah berhasil dengan ujicoba untuk sepea motor.

Diharapkan setelah penelitian selama 6 tahun ini, Nikuba bisa memberikan jawaban atas mahalnya harga BBM saat ini.

Bagaiman kerja Nikuba?

Menurut channel YouTube Aryanto Misel, alat ini akan memisahkan Hidrogen dan Oksigen yang terkandung dalam air melalui proses yang disebutnya elektrolisis.

Rangkaian alat Nikuba

“Dengan alat ini air dapat terproses secara elektrolisis untuk dijadikan hidrogen, H2O dipecah secara elektrolisis menjadi H2 dan O2, H2 atau Hidrogen inilah yang dimanfaatkan untuk menjadi bahan bakar kendaraan,” kata Aryanto dalam channel YouTube Aryanto Misel.

Aryanto mengaku jika alat yang diberi nama Nikuba itu telah dilakukan uji coba pada kendaraan roda empat, sepeda motor, mesin genset, dengan efisiensi penghematan BBM sampai tujuh puluh persen pada mobil dan hingga seratus persen pada motor.

Menghemat BBM dengan “Gas Brown”

Melonjaknya harga minyak bumi yang cadangannya pun terus menyusut mendorong pencarian sumber energi alternatif. Salah satunya adalah air, yang begitu melimpah di muka bumi ini. Bahan bakar dari air—disebut gas Brown—ketika dialirkan dalam mesin kendaraan bermotor bisa menghemat bahan bakar minyak hingga 59 persen.

Gas Brown yang dinamakan sesuai dengan penemunya Yull Brown, yang berkebangsaan Australia, sesungguhnya adalah campuran gas hidrogen-hidrogen-oksigen yang dihasilkan dari sistem elektrolisa atau pengurai cairan. Dalam tabung elektrolisa itu dipasang kumparan magnetik untuk memecahkan campuran air destilasi dan soda kue hingga menjadi campuran gas hidrogen-hidrogen-oksigen (HHO).

Hidrogen bersifat eksplosif dan oksigen yang mendukung pembakaran. Gas HHO ini dalam tabung elektrolisa yang dialirkan lewat selang masuk ke ruang bakar mesin dan akan bercampur dengan gas hidrokarbon dari BBM. Dengan cara ini BBM dapat dihemat dalam tingkat yang signifikan.

Poempida Hidayatullah dan Futung Mustari

Adalah Poempida Hidayatullah dan Futung Mustari, pada tahun 2008 telah menguji cobanya pada 30 kendaraan bermotor roda empat dari berbagai jenis, baik yang berbahan bakar bensin maupun solar. 

Hasilnya, BBM yang ada dapat mencapai rasio jarak tempuh rata-rata 1:25 kilometer. Penghematan BBM- nya hingga 59 persen. Salah satu uji coba adalah touring kendaraan roda empat Jakarta-Cikarang yang menempuh jarak 112 kilometer, Sabtu (14/6/2008).

Buku karya Poempida Hidayatullah “Rahasia Bahan Bakar Air”

Untuk jarak itu, konsumsi BBM tidak lebih dari 5 liter. Seperti dilaporkan dalam buku mereka, Rahasia Bahan Bakar Air, uji coba pada Toyota Avanza, Mei lalu, menunjukkan efisiensi bahan bakar bisa sampai 40 persen atau 1 liter untuk 18 kilometer.

Pada Mitsubishi L300 penghematannya sampai 94 persen atau dengan 1 liter bisa mencapai 23,3 kilometer.

Soda kue

Bila Poempida-Futung menghasilkan bahan bakar air (BBA) dengan mengelektrolisa larutan campuran air destilasi dan soda kue.

Sementara perekayasa lainnya, Djoko Sutrisno menggunakan kalium hidroksida (KOH).

Dibandingkan dengan KOH, menurut Poempida, soda kue lebih mudah didapat, ramah lingkungan, dan lebih murah. Rekayasa yang dihasilkan Djoko ini dapat mencapai efisiensi sampai 80 persen.

Teknisi bengkel kendaraan dari Yogyakarta ini menemukan metode tersebut pada tahun 2005.

Djoko menjelaskan proses elektrolisa menggunakan prinsip ledakan hidrogen yang terpantik api dari busi untuk menambah energi hasil pembakaran BBM pada kendaraan. Di dalam tabung plastik dengan volume setengah liter diisi air suling dicampur garam atau KOH.

Kemudian, tabung elektroda itu dilengkapi penghubung kabel yang dilengkapi lampu indikator dan dioda penyearah untuk mendapatkan arus listrik dari aki sebagai proses elektrolisa, yaitu proses memisahkan hidrogen dan oksigen dari air.

”Hidrogen yang membentuk gelembung udara lalu disalurkan ke manipol dan bercampur dengan bensin yang sudah dikabutkan oleh karburator menuju ruang pembakaran,” ujarnya.

Pembakaran yang terjadi dengan tambahan gas hidrogen ini ternyata makin kuat, yang berdampak pada penghematan BBM.

Djoko pada kesempatan itu juga membuktikan adanya ledakan hidrogen dengan cara mengaliri tabung berisi air dan kalium hidroksida untuk menghasilkan hidrogen.

Gas hidrogennya lalu dimasukkan ke larutan air sabun supaya membentuk gelembung udara yang berisi hidrogen. Saat gelembung itu disulut dengan api, ledakan cukup keras terjadi.

Saat itu (2008) Poempida-Futung dan Djoko giat mendorong masyarakat agar menerapkan karya mereka untuk mengatasi tingginya harga BBM dan menekan pencemaran gas rumah kaca.

Dalam rangka menyosialisasi temuannya, pada bukunya Poempida-Futung juga menyisipkan VCD tentang cara pembuatan alat elektrolisa tersebut.

”Saya tidak ingin mematenkan rancangan ini, tetapi mendorong banyak orang supaya mengaplikasikannya,” ujar Djoko.

Hal yang sama juga dikemukakan Poempida karena Brown Energy (gas brown) merupakan ilmu yang telah menjadi public domain atau dapat diakses di beberapa situs web, antara lain waterbooster.com.

Kedua perekayasa ini sendiri juga membuka situs bahanbakarair.com. Sistem yang sama, menurut Poempida, juga mulai dikembangkan di AS dan Eropa sejak tahun 2006.

Dalam pengembangan aplikasi sistem elektrolisa itu, Poempida mengatakan siap memberikan pelatihan kepada tenaga mekanik di bengkel dalam pemasangannya.

Sementara itu, selama sebulan terakhir ini, rata-rata dalam sehari di rumah Djoko di Yogyakarta dilakukan pemasangan alat tersebut pada 25 mobil dan sekitar 50 motor.

Menurut Djoko, biaya untuk membuat rangkaian penghemat BBM yang dibutuhkan untuk pembelian tabung plastik, elektroda, dioda, lampu, dan kabel hanya mencapai puluhan ribu rupiah. Harga KOH yang hanya dibutuhkan tiga gram per liter air juga relatif murah, Rp 30.000 per kilogram.

BBA yang Membahayakan

Penemuan teknologi BBA ini sebenarnya telah berusia 90 tahun. Namun, karena alasan bisnis, hasil temuan ini dihilangkan, bukan hanya temuannya, tetapi juga penelitinya.

Nasib tragis dialami Nicola Tesla yang dipenjara dan dihukum mati tahun 1943 dan Stanley Meyer dari AS yang terbunuh tahun 1998. Upaya pembuatan bahan bakar air (watercar) sebenarnya telah dirintis lebih dari dua abad, tepatnya tahun 1805, oleh Isaac de Rivaz yang berkebangsaan Swiss.

Ia orang pertama yang menggunakan hidrogen yang dihasilkan dari elektrolisa sebagai bahan bakar mesin dengan pembakaran internal. Namun, rancangannya belum memuaskan. Setelah itu, tersebutlah beberapa nama peneliti yang melanjutkan upaya itu, antara lain Luther Wattles dan Rudolf A Erren.

Kemudian, Yull Brown, warga Sydney, Australia, pada tahun 1974 berhasil membuat BBA untuk menggerakkan mesin.

EDITOR: REYNA

 




http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2017/11/aka-printing-iklan-2.jpg></a>
</div>
<p><!--CusAds0--><!--CusAds0--></p>
<div style=

210 Responses

  1. FiverrEarnJanuary 3, 2024 at 1:55 pm

    FiverrEarn

    […]that will be the end of this post. Right here you’ll obtain some internet sites that we feel you’ll value, just click the links over[…]

  2. FiverrEarnJanuary 3, 2024 at 2:05 pm

    FiverrEarn

    […]Wonderful story, reckoned we could combine a few unrelated data, nevertheless truly worth taking a appear, whoa did one particular understand about Mid East has got more problerms at the same time […]

  3. Generator Service ManchesterFebruary 6, 2024 at 8:38 pm

    Generator Service Manchester

    […]here are some links to web pages that we link to because we think they’re really worth visiting[…]

  4. cheap sex camsFebruary 7, 2024 at 2:08 am

    cheap sex cams

    […]that would be the finish of this report. Here you’ll discover some web sites that we believe you will appreciate, just click the links over[…]

  5. fullersears.comFebruary 17, 2024 at 12:30 am

    fullersears.com

    […]Here is a great Blog You might Uncover Intriguing that we Encourage You[…]

  6. fullersears.comFebruary 17, 2024 at 2:28 am

    fullersears.com

    […]although internet sites we backlink to beneath are considerably not connected to ours, we really feel they are really really worth a go as a result of, so possess a look[…]

  7. fullersears.comFebruary 17, 2024 at 3:30 am

    fullersears.com

    […]The facts mentioned within the write-up are a number of the most beneficial available […]

  8. best probiotics for dogsFebruary 20, 2024 at 11:00 pm

    best probiotics for dogs

    […]one of our visitors just lately recommended the following website[…]

  9. live sex camsFebruary 27, 2024 at 8:24 pm

    live sex cams

    […]the time to study or check out the material or web sites we’ve linked to beneath the[…]

  10. rare breed-triggerFebruary 29, 2024 at 5:48 am

    rare breed-trigger

    […]Here are several of the internet sites we suggest for our visitors[…]