Isa Ansori: Resonansi Anies

Isa Ansori: Resonansi Anies
Isa Ansori




Oleh: Isa Ansori, Kolumnis

Resonansi adalah proses menggemakan suara. Resonansi terjadi ketika suara menggetarkan objek lainnya dengan frekuensi yang sama.

Resonansi hanya bisa terjadi jika objek yang bergetar pertama kali bisa terbuka dan memiliki area terbuka.

Perhelatan pemilihan presiden 2024 tentu masih jauh, namun ada suasana kebatinan yang sama disebagian besar rakyat Indonesia, merindukan kehadiran seorang pemimpin yang mempersatukan, cerdas, tegas, adil dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Suasana kebatinan dan perasaan yang merindukan pemimpin yang adil, mempersatukan dan mampu menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia menemukan frekuensinya dan kemudian menggema menjadi sebuah resonansi yang sama.

Nama Anies Baswedan menjadi titik temu frekwensi dan menggema keseluruh relung rakyat Indonesia.

Kehadiran Anies disetiap tempat yang dia kunjungi selalu menghadirkan gema suara “Anies presiden, Anies presiden”, ini menjadi bukti bahwa rakyat Indonesia merindukan sosok Anies sebagai calon pemimpin yang memenuhi harapan mereka.

Lalu apa yang mendasari gema suara itu menjadi resonansi yang menemukan objeknya? Tak lain adalah Anies mampu membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang tak hanya bicara, Anies adalah pemimpin yang penuh karya, hampir semua janji yang ia sampaikan untuk masyarakat Jakarta, ia tunaikan dengan baik.

Anies mampu mendulang prestasi sebagai pemimpin yang memenuhi janji dan tidak berpihak pada oligarki.

Karya – karya Anies yang monumental seperti kemampuan Anies mempengaruhi badan dunia PBB untuk bersama – sama mengantisipasi perubahan iklim dengan kerjasama yang saling menguntungkan, tentu bukanlah hal yang kecil, tidak semua orang bisa melakukan. Hanya orang yang mampu berkomunikasi dan paham suasana psikologis lawan bicaranya yang bisa melakukan, mempengaruhi lawan bicara untuk setuju dengan gagasan yang disampaikan.

Kunjungan Anies baru – baru ini ke tiga negara Eropa dan menghasilkan kerja sama yang baik dalam bidang transportasi dan perubahan iklim, menunjukkan Anies adalah pemimpin yang diakui, dipercaya dan bisa mensejajarkan dirinya dan bangsanya dengan negara – negara didunia.

Keberhasilan Anies dalam diplomasi juga banyak diimbangi dengan karya – karya besar nya di Jakarta, misalkan Anies mampu membangun Jakarta Internasional Stadium sebagai sebuah stadion terbesar didunia dan mendapatkan sebagai stadion yang ramah terhadap lingkungan, menunjukkan bahwa Anies adalah pemimpin yang peduli terhadap masa depan.

Keberhasilan membangun JIS lalu diikuti dengan gelaran Jakarta E Prix, Formula E, ajang balap mobil listrik, ini juga menunjukkan kepada dunia bahwa Anies adalah pemimpin yang konsisten bekerja dengan konsep dan terukur.

Anies sadar betul bahwa apa yang dilakukan tidak akan bisa memuaskan semua, terutama para buzzer dan barisan pejabat dan oligarki. Maka yang dilakukan Anies adalah selalu fokus terhadap apa yang menjadi tugasnya sebagai amanah konstitusi, menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Jakarta. Anies tetap tenang, santai dan humoris.

Sikap Anies yang santun, tenang, humoris dan konsisten inilah yang kemudian menghasilkan getaran dan gelombang bunyi yang sama “Anies presiden, Anies presiden”.

Nampaknya gelombang bunyi Anies presiden, Anies presiden ini tak hanya berhenti direlung masyarakat saja, kini juga mulai merambat kepada suara – suara rakyat di partai politik.

Nama Anies sebagai presiden menggema di kalangan pendukung dan anggota partai politik seperti PPP, PAN, PKS dan yang terbaru adalah partai Nasdem, besutan Surya Paloh.

Dikabarkan dalam rakernas partai Nasdem yang berlangsung di Jakarta, Anies disuarakan oleh 21 DPW dari 34 DPW yang ada. Dan yang mengejutkan usulan Anies presiden oleh DPW Nasdem dilakukan oleh 4 DPW Nasdem di pulau Jawa, yaitu DPW Nasdem DKI Jakarta, Banten, Jatim dan Jabar, tentu ini sangat menarik.

Bahkan tak tanggung tanggung juga Jusuf Kalla, politisi senior Golkar dan mantan Wapres dua kali, berusaha menjadi “Mak Comblang” agar mampu dipasangkan dengan siapapun, bagi JK , Anies adalah harapan Indonesia, Anies adalah solusi bagi persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Sebagaimana partai politik yang mulai mengelus elus Anies, juga pak JK dan yang lain – lainnya, tentu kita semua yang menjadi bagian rakyat Indonesia yang mendambakan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang adil, sejahtera dan bersatu serta bebas dari cengkraman oligarki, tidak ada pilihan lain kecuali bersama Anies.

Sehingga menjadi penting tetap menjaga resonansi ini agar selalu berada di gelombang yang sama. Santun dan merangkul semua untuk Indonesia yang lebih baik.

Surabaya, 17 Juni 2022

EDITOR: REYNA







banner 468x60