Jalan Hidup Prabowo Dan Joko Tingkir, Mirip. Takdir Sejarah??

Jalan Hidup Prabowo Dan Joko Tingkir, Mirip. Takdir Sejarah??
Prabowo Subianto



Oleh: Budi Puryanto

Bila kita perhatikan sejarah, ada kemiripan jalan yang ditempuh Prabowo Subianto dan Joko Tingkir. Kedua tokoh ini berjarak waktu sekitar 431 tahun.

Jaka Tingkir lahir sekitar tahun 1520-an, sedangkan Prabowo Subianto lahir 17 Oktober 1951.

Jalan Prajurit

Baik Joko Tigkir maupun Prabowo, sama-sama menempuh jalan prajurit. Pada masa mudanya Joko Tingkir dikenal sebagai pengembara dan belajar kepada berbagai guru hebat di tanah Jawa,

Tercatat diantaranya pernah berguru kepada Sunan Kalijogo, Sunan Kudus, Kiageng Selo, dan Kiageng Banyubiru (Kebo Kanigoro, yang juga pamannya). Setelah bekalnya cukup dia melamar menjadi prajurit di Kerajaan Demak.

Kemampuan dan kesaktiannya memukau Sultan Trenggono, sehingga dalam waktu singkat kariernya menanjak menjadi kepala tamtama. Dia mendapatkan tugas khusus sebagai pengawal raja.

Pun Prabowo Subianto. Dia juga menempuh jalan prajurit. Kepadanya disodorkan pilihan, sekolah di Amerika atau masuk tentara. Kepada ayahnya dia bertanya,”Mana jalan untuk menjadi Presiden?”. Maka, ayahnya menunjukkan, menjadi tentara adalah jalannya. Akhirnya dia memilih masuk Akademi Militer “Gunung Tidar” Magelang.

Lulusan terbaik kedua AKABRI tahun 1974. Menempuh pendidikan militer lanjut di AS. Dan mencapai puncak karier sebagai jenderal bintang tiga. Dia prajurit hebat. Dunia mengakuinya.

Menikahi Putri Raja

Dua-duanya, Joko Tingkir dan Prabowo sama-sama menjadi menantu raja.

Joko Tingkir berhasil menikahi putri Sultan Trenggono, Putri Cempaka.

Prabowo juga menikahi putri raja Indonesia, Presiden Suharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

Dicap sebagai anak “pemberontak”

Dimasa mudanya, Joko Tingkir menanggung beban berat. Dia dicap sebagai anak pemberontak. Karena bapaknya, Kiageng Pengging yang bernama asli Kebo Kenongo, dianggap membangkang terhadap Kerajaaan Demak. Meskipun sebenarnya tidak terbukti Kiageng Pengging pernah mengangkat senjata.

Dia dihukum mati di rumahnya oleh Sunan Kudus yang menjadi utusan raja Demak waktu itu, Raden Patah. Kiageng Pengging tidak melawan.

Demak memandang kadipaten Pengging, dibawah kepemimpinan Kebo Kenongo (Kiageng Pengging) membahayakan eksistensi Demak, sebagai kerajaan baru.

Kiageng Pengging, sebagai keturunan Majapahit pengaruhnya masih besar saat itu, Demak khawatir pengaruh Kiageng Pengging yang cukup besar di wilayah itu, akan merongrong kewibawaan Demak (Raden Patah).

Mirip Joko ingkir. Prabowo Subianto, juga pernah dicap sebagai anak “pemberontak”. Ayahnya terlibat dalam Pemberontakan PRRI Permesta.

Soemitro Djojohadikusumo adalah salah satu Menteri pada masa Presiden Soekarno.

Awalnya, gerakan itu dikarenakan ada kekecewaan angkatan militer daerah terhadap pusat khususnya di wilayah Sumatra dan Sulawesi.

Mereka kecewa atas minimnya kesejahteraan dan ketidakadilan yang dirasakan warga sipil dan militer di daerah tersebut.

Mereka menuntut alokasi dana pembangunan yang tidak merata dan tuntutan otonomi daerah. Namun akhirnya bentrokan militer pun pecah.

Soemitro merupakan tokoh penting dalam PRRI Pesmesta, yang bertugas menggalang dana dan dukungan internasional. Pemberontakan yang dimuali tahun 1957  itu berhasil ditumpas pada tahun 1958. Para tokohnya ditangkap. Soemitro lari ke Amerika Serikat. Dia menlanjutkan sekolah disana.

Setelah Presiden Soekarno jatuh, dan Presiden Soeharto naik tahta, Soemitro yang selama lebih kurang 8 tahun (1958-1967) berdiam di Amerika Serikat, dipanggil Soeharto untuk membantunya. Dia diangkat Menteri Perdagangan dan Perindustiran. Juga pernah menjabat Menteri Riset. Dia pendiri Fakultas Ekonomi UI, yang melahirkan banyak ahli-ahli ekonomi, dan Menteri Ekonomi dan Keuangan,  hingga sekarang.

Diangkat menjadi adipati

Joko Tingkir diangkat menjadi Adipati di Pajang (saat ini daerah Sragen-Solo). Dia bergelar Hadiwijoyo.

Disaming sebagai adipati dan menantu raja, karena kemampuan dan kesaktiannya sebagai mantan prajurit Demak, dia menjadi batu tumpuan uama dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan Kerajaan Demak.

Dia menjadi andalan saat terjadi pemberontakan terhadap kerajaan Demak yang dilancarkan oleh Adipati Jipang (Blora), Raden Arya Penangsang.

Prabowo, setelah diangkat menjadi Menteri Pertahanan dan Keamanan adalah orang yang bertanggung jawab dalam bidang pertahanan dan keamanan di Indonesia. Sebagai mantan prajurit yang telah mencapai level tertinggi, dan segudang pengalaman dalam kemiliteran, Prabowo adalah orang yang tepat pada posisi yang tepat dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara.

Menjadi Raja

Sepeninggal Sultan Trenggono, tahta kerajan Demak mengalami goncangan hebat. Terjadi perebutan kekuasaan yang memakan korban diantara keturunan Sultan Trenggono. Sehingga, putra-putri Sultan Trenggono yang masih hidup, yang dipelopori oleh Ratu Kalinyamat, sepakat mengangkat Adipati Hadiwijoyo (Joko Tingkir) sebagai raja atau Sultan, menggantikan Sultan Trenggonoo. Dengan syarat, dia dapat memadamkan pemberontakan Adipati Pajang, Aryo Panangsang.

Arya Panansang sendiri juga merasa punya hak atas tahta Demak. Karena ayah Arya Panangsang adalah putra Sultan Trenggono, tetapi dibunuh oleh saudaranya sendiri. Alasan Panangsang, kalau ayahnya tidak dibunuh, maka ayahnya akan menjadi Sultan Demak sepeninggal Trenggono.

Adipati Hadiwijoyo berhasil menumpas laskar Jipang dan membunuh Adipati Aryo Panangsang, dibantu oleh teman sepergurunnya saat berguru ke Kaigeng Selo. Mereka adalah Ki Pemanahan, Ki Juru Martani, dan Ki Panjawi, dan satu lagi anak muda bernama Sutawijaya. Sutawijaya kelak menjadi raja pertama Mataram.

Ketiganya menjadi pembantu setia Sultan Adipati Hadiwijaya, setelah naik tahta menggantikan Sultan Trenggono. Dia menobatkan berdirinya Kerajaan Pajang, sebagai penerus Demak. Sultan Hadiwijaya adalah raja pertama Kerajaaan Pajang.

Setelah beridir Kerajaan Pajang, Demak berubah menjadi Kadipaten dibawah pengaruh Kerajaan Pajang.

Bagaimana dengan Prabowo?

Dia saat ini sedang menjalani proses untuk menjadi Raja atau Presiden di  Indonesia. Dia sudah mencobanya dua kali sebagai calon presiden.

Tahun 2024 adalah tahun penting bagi Prabowo. Saat ini merupakan posisi puncak baginya. Dia memiliki panggung sebagai Menteri Pertahanan. Dia memiliki Partai yang besar. Dia memiliki stok logistik yang besar.

Sejarah yang akan mencatat, apakah jalan Prabowo akan meniru jalan Joko Tingkir yang berhasil menjadi Raja Nusantara, Raja Kerajaan Pajang.

Tak seorang pun tahu. Karena Prabowo masih menapaki jalan terjal menjuju kursi raja: Presiden Indoensia.

EDITOR: REYNA




http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2017/11/aka-printing-iklan-2.jpg></a>
</div>
<p><!--CusAds0--><!--CusAds0--></p>
<div style=