Agus Mualif: KTT Gabungan Negara Negara Teluk dan OKI Dan Masa Depan Palestina

Agus Mualif: KTT Gabungan Negara Negara Teluk dan OKI Dan Masa Depan Palestina
KTT luar biasa OKI dan Liga Arab terkait agresi Israel terhadap Palestina, Sabtu (11/11/2023).

', layer: '

RAFFAH PALESTINA

Kota Raffah di perbatasan Mesir-Gaza

'} ];




Oleh: Agus Mualif Rohadi

Agus Mualif Rohadi

 

Hasil KTT gabungan yang komprehensif ????????.

Mudah-mudahan ini berarti kota Raffah akan dibuka secara permanen.

Bukan hanya dibuka saat-saat tertentu jika ada perang Israel dengan Palestina di Gaza bagi kepentingan menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk wilayah Gaza.

Kali ini KTT gabungan telah membuat penyataan yang menunjukkan membuka kota Raffah dengan paksa untuk banyak kepentingan.

Kota yang ditutup dengan perjanjian. Kota ini terletak di perbatasan Mesir dengan Gaza.

Kota Raffah di perbatasan Mesir-Gaza

Artinya, dengan pernyataan KTT gabungan tersebut, maka negara-negara teluk dengan sengaja melanggar perjanjian yang dibuat dengan negara-negara yang terkait seperti Israel, Amerika, Inggris dan Perancis, atas status kota strategis tersebut.

Membuka kota Raffah secara permanen dengan paksa untuk banyak kepentingan itu, berarti telah menantang dan melawan Amerika, Inggris, Perancis dan Israel secara langsung.

KTT gabungan tersebut telah membuat ancaman kepada Israel, bahwa negara-negara teluk akan menggunakan kota tersebut untuk menyalurkan bantuan militer ke gaza secara terbuka.

Oleh karena itu, membuka kota itu untuk jalur masuk ke Gaza dengan banyak kepentingan beresiko perang antara Israel dengan Mesir.

Apakah Israel berani menyerang Mesir meskipun dibantu Amerika, Inggris dan Perancis. Perang dengan Mesir berarti bisa berakibat menjadi perang di kawasan.

TERKAIT : 

Jika Israel menyerang Mesir maka secara militer Mesir akan didukung oleh negara-negara teluk dan OKI. Akan terjadi perang di kawasan yang jika meletus akan semakin sulit dihentikan.

Perang di kawasan bisa menjadi jalan masuknya kekuatan diluar negara negara teluk, antara Turki, Syiria, Lebanon dan Rusia. Dengan demikian, perang juga dapat menjalar di dataran tinggi Golan.

Jadi, adanya pernyataan bersama itu, sudah satu langkah kemenangan bagi Palestina.

Babak baru akan dimulai

Dalam pernyataan bersama juga ada tuntutan yang menyebut pembukaan blokade atas gaza.

Artinya tembok gaza strip harus dirobohkan.Tembok yang memang dibangun secara sepihak oleh Israel yang disetujui Amerika, Inggris dan Perancis dengan alasan keamanan Israel.

Merobohkan tembok itu memang dapat menimbulkan perang seperti perang yang sedang berlangsung saat ini. Padahal baru sedikit tembok yang dirobohkan oleh Hamas yang diterjemahkan oleh Israel bahwa Hamas menantang perang.

Dengan pernyataan KTT gabungan itu, maka hal itu merupakan kemenangan tersendiri bagi Hamas, karena inisiatifnya menjebol tembok yang berakibat perang sekarang ini, akhirnya di dukung negara negara teluk.

Kedepan dengan hasil KTT gabungan itu juga akan dapat membuat hubungan Hamas dan Fatah akan semakin membaik, sehingga dapat memperkuat bantuan militer bagi palestina.

Namun sesuai bunyi KTT gabungan tersebut, Hamas harus menerima solusi dua negara, yaitu Israel dan Palestina. Bukan solusi satu negara yaitu negara Palestina dengan menghapus Israel. Iran juga harus mengakui solusi dua negara.

Selain itu KTT gabungan juga menuntut status al – Quds asy Syarif (Yerusalem). Secara implisit hal ini juga menyangkut status Masjidil Aqsha/Haekal Sulaiman.

Artinya, tuntutan ini dapat memunculkan perang tersendiri yang tentu tidak diketahui bentuk perangnya dan kapan akan terjadinya.

Masih akan memerlukan waktu yang sangat panjang untuk mendapatkan Yerusalem untuk dijadikan ibu kota Palestina.

Oleh karena itu, kisah perang Palestina dan Israel masih dapat meletup setiap saat dan akan sangat panjang entah sampai kapan. (amr13112023)

EDITOR: REYNA




http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2017/11/aka-printing-iklan-2.jpg></a>
</div>
<p><!--CusAds0--><!--CusAds0--></p>
<div style=