Ahmad Cholis Hamzah: UNUSA Goes International

Ahmad Cholis Hamzah: UNUSA Goes International
Ahmad Cholis Hamzah




Oleh: Ahmad Cholis Hamzah
Pemerhati masalah nasional dan internasional, Penasihat Genus UNUSA

 

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) adalah salah satu perguruan tinggi NU yang memiliki perkembangan cepat di Jawa Timur dan di Indonesia. Maklum perguruan tinggi di bawah Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya yang diketuai Prof. Muhammad Nuh mantan rektor ITS dan Menteri Pendidikan dan dikomandani Prof. Ir. Achmad Jazidie sebagai rektor dan para wakil rektor Prof. Kacung Marijan, Dr. Ir. Fakih PhD dan drg. Umi Hanik ini memiliki filosofi “Lari” dalam mengembangkan UNUSA.

Sebagai perguruan tinggi swasta yang tergolong baru ini UNUSA sudah memiliki wawasan global sehingga kegiatan akademiknya juga sudah memiliki hubungan dengan perguruan tinggi internasional. UNUSA juga memiliki departemen khusus yang menangani hubungan dan Kerjasama internasional yang disebut Genus atau Global Engagement of Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.

Karena itu UNUSA ini dalam waktu cepat sudah memiliki Kerjasama dengan perguruan tinggi antara lain di Pilipina, Malaysia, Thailand, Jepang sudah dikunjungi Duta Besar India, Wakil Duta Besar Amerika Serikat, Duta Besar Jepang, president International Council for Small Business dari Kairo Mesir, Konsulat Jendral Amerika Serikat dan Konsulat Jendral Jepang dll. Selain itu beberapa mahasiswa UNUSA ikut student exchange program dengan Pilipina dan memiliki mahasiswa asing dari Malaysia, Pilipina dan Timor Leste.

Khusus dengan negara tetangga Timor Leste, pihak UNUSA sudah memiliki hubungan erat dimana perwakilan negeri tetangga ini sudah mengunjungi UNUSA dan sekarang pihak UNUSA yang secara resmi berkunjung ke Timor Leste. Pada tanggal 20 Nopember 2022 delegasi dari UNUSA yang diketuai wakil rektor drg. Umi Hanik yang didampingi beberapa direktur, dekan, staff dan mahasiswa Timor Leste yang sedang belajar di UNUSA berangkat menuju Timor Leste untuk mengadakan expo Pendidikan di kota Dili.

Kegiatan ini bukan hanya kunjungan saja namun mempunyai tujuan yang lebih besar dari itu yaitu UNUSA sangat memahami bahwa Timor Leste sebagai negara baru sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia yang terdidik untuk membangun negaranya terutama SDM dibidang Kesehatan, ekonomi dan Pendidikan; dan oleh karena itu UNUSA ingin ikut berpartisipasi untuk menyiapkan tenaga terdidik yang dibutuhkan itu. Partispasi UNUSA itu antara lain dengan memberikan berbagai kemudahan bagi siswa-siswa Timor Leste yang ingin studi di UNUSA seperti pemberian beasiswa.




Sejatinya sudah banyak siswa-siswa Timor Leste yang sudah belajar di berbagai perguruan tinggi di beberapa kota di Indonesia ini misalnya di Surabaya, Kupang, Malang, Yogyakarta dsb. Namun masih ada banyak lagi siswa dari berbagai daerah di Timor Leste ini yang ingin belajar di Indonesia.

Hal ini terbukti ketika pihak UNUSA mengadakan pameran Pendidikan di kota Dili lebih dari 250 siswa berdatangan untuk mendengarkan paparan pihak UNUSA dan ada juga yang sudah mendaftarkan diri sebagai calon mahasiswa. Para siswa itu umumnya tertarik untuk bisa kuliah di fakultas kedokteran, keperawatan, keguruan dan ekonomi karena bidang-bidang studi itu yang sangat dibutuhkan di Timor Leste.

Yang membanggakan bagi kita sebagai bangsa adalah bantuan pihak perwakilan Indonesia dalam hal ini Kedubes Indonesia yang dengan all-out membantu pihak UNUSA untuk mengadakan pameran Pendidikan dan bertemu dengan siswa Timor Leste di PBI atau Pusat Budaya Indonesia. Ruangan PBI yang megah itu Nampak dipenuhi para siswa Timor Leste yang memiliki antusias tinggi untuk bisa kuliah di UNUSA.

Kedatangan delegasi UNUSA ke kota Dilli itu tidak hanya dalam urusan pameran Pendidikan saja, namun juga sebagai duta bangsa untuk mempererat hubungan antara kedua negara tetangga ini.

Karena itu ibu Warek drg. Umi Hani dan rombongannya melakukan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) tentunya pertama ke bapak Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste, bertemu dengan Atase Pendidikan KBRI, kunjungan kehormatan Kementrian Pendidikan dan Kementrian Kesehatan, lalu ke Yayasan Annur (ini adalah Yayasan Islam yang di Dilli yang sudah mengirim tiga siswanya kuliah di UNUSA) dan Yayasan Cristal dan Alola yang dipimpin oleh Madame Kirsty Sword Gusmao mantan First Lady Timor Leste.

Rektor UNUSA Prof. Achmad Jazidie pernah mengatakan bahwa hubungan dan kerjasama internasional bagi UNUSA merupakan keniscayaan dalam rangka mengembangkan UNUSA kedepannya.

Karena itu Rektor UNUSA mengirimkan delegasi ke Timor Leste ini tidak hanya sebagai perwakilan dari UNUSA namun juga sebagai duta bangsa.

EDITOR: REYNA







banner 468x60