Kholiq Anhar : Fisika Dasar, Fisika Kesadaran

Kholiq Anhar : Fisika Dasar, Fisika Kesadaran
Gambar ikon vintage gramofon




Oleh: Kholiq Anhar

Kholiq Anhar




Kata orang Jawa “Urip iku Obah” (Hidup itu gerak). Kata Einstein, Hidup itu seperti naik sepeda, anda harus terus bergerak agar tetap seimbang. Gerak Fisik menciptakan perubahan posisi. Gerak Pikiran menciptakan perubahan nasib. Pikiran manusia itu luar biasa. Ia selalu bergerak, seperti ombak dilaut. Ia akan berhenti ketika menemukan rasa takut. Kematian adalah puncak ketakutannya. Khawatir, gelisah, sedih, marah adalah turunan2 dari rasa takut. Perasaan turunan2 itu menganggu gerak Pikiran. Sukacita, semangat, gairah adalah mesin pendorong pikiran untuk melaju menemukan tujuan dan realitas kehidupan.

Disekolah kita diajarkan Gerak dan Vektor. Itu pelajaran Fisika Dasar, seperti pelajaran dasar leluhur kita itu ‘Urip iku Obah’. Setiap gerak akan diikuti arah. itu namanya Vektor. Artinya setiap gerak Pikiran selalu diikuti Perasaan ( Emosi, Rasa). Ada bermacam2 Perasaan ( Emosi). Tapi garis besarnya ada 2. Emosi Positip dan negatif. Arah Surga dan arah Neraka.Tasawuf mendeskripsikan dengan Lawwamah, Amarah, Sufiyah, Mutmainah. Psikologi mendiskripsikan dengan diagram lingkaran Emosi atas-bawah.
Pikiran itu ombak, Perasaan itu Papan luncurnya. Anda tidak dapat berselancar mengarungi luasnya samudra kehidupan tanpa papan luncur. Karena itu hargai papan luncur anda, khususnya perasaan yang anda percayai. Perasaan ( Rasa, Emosi) itu adalah warna Pikiran anda, Pikiran itu sketsa gambarnya, keduanya berpadu menciptakan realitas hidup anda.

Fisika dasar mengajarkan beberapa macam gerak. Ada gerak linier (traslasi), ada gerak melingkar, gerak parabola dan hyperbola. Ada gerak vertikal ada gerak jatuh bebas. Pikiran anda juga bisa bergerak bermacam-macam, seperti gerak yang diajarkan Fisika.

1. Gerak Linier

Pikiran rasional anda bergerak seperti itu. Linier. Logic. Nabi adalah orang yang Pikirannya Lurus Benar, yang disebut dengan sifat Siddiq. Ada gerak linier beraturan (GLB), ada gerak linier berubah beraturan (GLBB).
GLB gaya pikiran yang digunakan oleh Akademisi,Petani, Kyai…GLBB gaya pikiran yang biasanya digunakan Politisi.

Bila anda bergerak pada kecepatan tertentu dengan waktu tertentu anda akan menempuh Jarak tertentu. Fisika merumuskannya dengan S= V x t.

Misalkan begini. Anda bergerak dan Surabaya ke Jakarta. Waktu tempuh anda bergantung seberapa cepat anda bergerak. Artinya Seberapa cepat anda mencapai tujuan, bergantung tiket yang anda miliki. Kereta, bus, sepeda gowes atau pesawat? Apa artinya tiket? itu adalah Talenta (bakat), Iman, Rasa Percaya Diri yang anda miliki. Bakat itu diberikan, yang anda bawa bersama kelahiran. Itu anugerah dari Hidup. Iman dan Rasa Percaya Diri, anda harus cari dan menemukan sendiri.

Semua itu menghasilkan ‘kecepatan getaran diri’ anda. Kecepatan ‘getaran diri’ yang mendefinisikan ‘waktu tempuh anda dalam mencapai tujuan yang anda inginkan dalam hidup anda. Dengan kata lain, persepsi atau pemahaman anda tentang waktu ( seberapa cepat / lambat) dipengaruhi oleh berapa kecepatan ‘getaran diri’ anda dalam perjalanan menempuh tujuan hidup yang ingin anda capai. Karena manusia suka tergesa2, banyak yang tidak bisa membedakan antara cepat dan tergesa2, maka kemudian anda diajarkan tentang bersabar. Itu kita kalau ngomong Fisika dari aspek kualitas gerak linier.

Secara umum cara kerja gerak linier itu lurus .Pikiran linier juga bergerak seperti itu. Misalkan anda dalam gerak linier dari Surabaya menuju Jakarta. Tapi mari sedikit berpura-pura. Anggap saja anda belum tahu Jakarta itu dimana, wujudnya seperti apa, gedungnya, gemerlapnya. Yang anda tahu adalah Surabaya, titik awal anda dilahirkan, katakan itu Surabaya itu masa kanak2 atau remaja yang mulai dewasa (aqil baliq). Anda harus menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta. Apa yang diperlukan oleh seseorang yang hendak menempuh perjalanan jauh tapi belum tahu tentang apa itu Jakarta ? Peta tentunya. Padoman arah. Panduan. Itulah Kitab Suci, yang berfungsi sebagai Peta Petunjuk Perjalanan hidup anda. Itulah Peta perjalanan yang diwariskan oleh Orang-orang yang telah sampai ke Istana Kepresidenan. Beliau adalah para Nabi/ Rosul.

Apakah dengan bekal Kitab Suci-Peta Perjalanan itu anda dijamin akan sampai Jakarta? Itu bergantung cara anda dalam membaca dan menafsirkan Peta kan?. Bagaimana anda memahami bahasanya, memahami rambu dan kode2 dari Peta Perjalanan itu. Juga bergantung apakah anda berjalan lurus sesuai arahan Peta atau anda selingkuh di tengah jalan. Itu adalah variabel2 apakah anda bisa sampai Jakarta atau tidak.

Ngomong2 itu cara manusia menempuh perjalanan kehidupan dimasa lalu. Berpegang teguh pada Peta. Itu cara mengemudikan mobil di masa lalu, mengandalkan Peta. Mobil masa kini telah dilengkapi dengan fasilitas GPS. Kita seperti mobil itu, yang mengemudikan Pikiran dan tubuh kita dengan rute perjalanan hidup masa depan.
Mobil yang dikemudikan secara manual harus benar2 disiplin (rajin, teliti) dalam membaca Peta. Bila tidak, bisa kesasar dan tersesat ditengah hutan.

Mobil yang dilengkapi GPS, Peta lebih berfungsi sebagai alat Kalibrasi, untuk mencocokkan rute perjalanan, apakah rute nya sudah sesuai dengan jejak sang Penyusun Peta atau ada distorsi?. GPS itu peralatan yang tersambung dengan Satelit. Yakni Hati yang terhubung dengan Hadirat Illahi.

Hati yang aktif itu seperti GPS, mobil yang dalam perjalanannya selalu dipandu oleh Satelit. Satelit itu tahu semua Peta Perjalanan. Kecerdasan yang luar biasa. Sedangkan Pikiran Rasional manusia mentok hanya pada tingkat Kecerdasan Linier. Kecerdasan otak Manusia mungkin bisa menciptakan menu makanan yang lezat dan bergizi. Tapi dia terlihat bodoh ketika makanan itu sampai di lambungnya. Dia tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya dengan ‘formula menunya’ didalam perutnya. Itu kemampuan gerak Pikiran Linier.

2. Gerak Berputar ( Gerak Melingkar).

Adalah gerak suatu benda yang membentuk lintasan yang mengelilingi pusat putarannya.

Bila anda cermati sistem kerja di alam semesta dari partikel atom hingga planet dan galaksi, anda akan menemukan kaidah yang berulang tentang Gerak Berputar ( Melingkar) ini. Elektron bergerak mengelilingi inti atomnya. Planet-Planet berputar mengelilingi Galaksinya. Pikiran anda juga berputar disekitar kehendak bebas anda. Kehidupan anda juga berputar mengelilingi Takdir anda.

Pusat putaran bisa disebut Kiblat. Kiblat elektron adalah Inti atom. Kiblatnya Planet adalah galaksi. Tentu saja hukum Fisika yang berlaku bagi suatu Planet berbeda dengan Hukum Fisika yang diberlakukan pada Galaksi pusatnya.

Setiap hari anda berputar dalam 24 jam mengelilingi hidup anda. Anggap saja itu membentuk satu lintasan gerak melingkar. Jika itu setahun, berapa lintasan sudah anda buat? Jika itu seumur hidup anda berada banyak lintasan yang sudah anda lalui? Lintasan-lintasan itu adalah kenyataan realitas hidup anda.

Apa yang disebut masa lalu adalah lintasan tepat dibawah kaki anda hari ini. Lintasan yang anda lalui hari ini, tepat berada diatas lintasan anda yang kemarin. Apa yang akan anda alami dimasa depan, juga dalam ‘rute lintasan’ yang sama. Jadi apa yang disebut masa lalu dan masa depan itu?

Masa lalu dan masa depan hanya dikenal dalam cara berfikir linier. Cara berfikir lingkaran tidak mengenal masa lalu dan masa depan. Cara berfikir lingkaran adalah Cara berfikir intuitif. Interdimensional. Dalam cara berfikir lingkaran yang dikenal adalah Saat Sekarang. Bahasa populer Millenial ‘zaman Now ‘.

Tidak ada masa lalu dan masa depan , bagaimana itu bisa dijelaskan?. Oke, mari kita sederhanakan cara memahaminya. Anda tahu Gramofon. Alat pemutar suara/musik dengan piringan hitamnya. Piringan hitam itu berputar dengan jarum Gramofon diatasnya. Oke, mari berpura2 sejenak. Anda adalah Jarum Gramofon itu yang berdiri diatas Piringan kehidupan anda. Begitu Gramofon dinyalakan, Piringan itu berputar dan mengeluarkan lagu sepanjang waktu. Bahkan Jarum Gramofon itu tak perlu lari kesana kemari untuk mencari tahu dimana langkah selanjutnya yang disebut masa depan itu? Diatas plat piringan hitam itu apakah anda bisa membedakan mana yang disebut masa lalu, mana yang disebut masa depan?. Itu tidak linier kan?. Begitulah cara berfikir menggunakan hati. Anda hanya perlu mengikuti langka hati, seperti jarum Gramofon yang tenang berdiri dengan Imanya itu. Didalam plat piringan itu semua informasi tentang lintasan hidup anda semua tersedia disitu.

Itu pula yang digambarkan dalam Tawaf di Ka’bah. Miniatur Kehidupan Anda bagaimana bergerak mengelilingi pusat hidup anda. Pusat dari tawaf adalah Baitulloh, metafor yang mewakili Rumah Tuhan. Itu yang diyakini Ummat Islam sebagai kiblatnya sholat.
Begitulah Fisika dasar mengajarkan pada kita tentang Gerak. Itu baru 2 varian gerak. Masih ada yang lain, gerak vertikal, gerak jatuh bebas, gerak parabola dan hyperbola.

Tapi sekian dulu.Salam.

Alaska, 4-4-2021







banner 468x60