Masa Depan Lombok Pasca Gempa

Masa Depan Lombok Pasca Gempa




Oleh : Daniel Mohammad Rosyid

Minggu ini saya diberi kesempatan melihat Lombok dari dekat bersama rombongan *Forum Peduli Bangsa* yang terdiri dari para Kyai, akademisi dan pengusaha muslim Jawa Timur. Rombongan dipimpin oleh al mukaram KH Mahfud Syaubari pimpinan Ponpes Riyadhul Jannah, Pacet, Mojokerto. Hari pertama kami menemui Bupati Lombok Tengah TG Suhaely lalu langsung ke Sembalun di Lombok Timur. Di sini kami berkunjung ke Posko Santri Tanggap Bencana (SANTANA) pimpinan Gus Hafiz dari Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) Lamongan, lalu mampir ke Pancor menemui Gubernur NTB TGB Zainul Majdi. Hari kedua kami meninjau Lombok Barat terus ke Lombok Utara menemui KH Abdul Karim pimpinan Pondok Pesantren Nurul Bayan. Lalu kami mampir ke Posko Santri PP Riyadhul Jannah di dusun Gumantar. Kemudian saat balik menuju Mataram, kami mampir menemui Bupati Lombok Utara TG Najmul Achyar. Hari ketiga saya berkesempatan berdiskusi dengan Dr. Muhammad Ali dkk di LPPM Universitas Mataram, lalu usai sholat Jumat diskusi dengan Pengurus Wilayah Muhammadiyah NTB di Universitas Muhammadiyah Mataram. Di kedua kampus itu saya menyarankan agar segera dibentuk Pusat Studi Bencana dan Lingkungan.

Selama di Lombok ini saya difasilitasi oleh Gus Yusuf Misbach dari Ponpes Riyadhul Jannah dan Ustadz Zulkipli dari PP Hidayatullah yg mendukung Posko ITS di Lombok.

Dari pengamatan lapangan dan berdialog dengan para pengungsi, relawan, para kepala daerah, dan para akademisi, saya berani mengambil kesimpulan bahwa *masyarakat dan pemerintah kurang waspada dan kurang siap menghadapi bencana gempa bumi* kali ini. Kepemimpinan sipil dalam merespon kedaruratan belum siap sehingga masih mengandalkan kepemimpinan militer. Rencana Tanggap Darurat atau Rencana Kontinjensi Komunitas, ataupun dokumen _Awareness and Preparedness for Emergency at Local Level_ (APELL) sebagai platform untuk mewujudkan *respon terkoordinasi yang menjadi kunci menghadapi kondisi darurat* belum sempat disusun bersama di berbagai tingkat.

Dengan tetap menghargai dan menghormati atas semua ikhtiar pemerintah, masyarakat, para relawan dan aparat, harus dikatakan bahwa respon kedaruratan telah dilakukan secara reaktif, bisa jauh lebih efektif, dan bisa jauh lebih efisien hingga memasuki minggu ke 6 sejak gempa besar pertama terjadi di akhir bulan Juli 2018. Rupanya bencana gempa dan tsunami di NAD lebih satu dekade yang lalu belum cukup menjadi pelajaran bagi banyak daerah, termasuk Lombok, untuk menyiapkan diri menghadapi bencana gempa bumi. Kerugian sementara yang telah dihitung mencapai hampir Rp.9T sebagian karena banyak fasilitas publik yang hancur, dan ribuan rumah yang hancur, sementara kegiatan ekonomi yang melambat kalau bukan berhenti. Diperkirakan, Lombok harus mulai membangun kembali _from zero if not minus points_.

Dalam beberapa diskusi di antara para Kyai, akademisi dan pengusaha muslim Jatim dengan pak Gubernur NTB dan para Bupati di Lombok, *bencana gempa bumi ini tidak bisa dibaca tanpa intervensi langit*. Sebagian mengatakan bahwa bencana ini adalah adzab dari Tuhan Allah swt, sebagian lagi sebagai ujian bagi orang-orang beriman. Sementara itu, Dr. Falahudin ketua PWM NTB mengatakan bahwa *Fiqh Kebencanaan* Muhammadiyah tidak tegas mengkategorikan bencana gempa bumi ini antara adzab atau ujian dari Tuhan. Sementara itu Rektor UMMat Arsyad Ghani menginformasikan bahwa Relawan Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) sudah hadir sejak hari pertama bencana.

Lepas dari fiqh kebencanaan itu, sorotan tajam diarahkan pada arah pengembangan pariwisata Lombok yang secara resmi dinyatakan sebagai kawasan wisata syariah, tapi dalam praktek jauh dari prinsip-prinsip syariah. Praktek-praktek wisata hitam justru banyak terjadi di destinasi-destinasi wisata terkenal di Gili Trawangan dan sekitarnya, serta lereng gunung Rinjani di Lombok Utara. Beberapa akademisi bahkan menentang keras pendekatan pariwisata dalam pembangunan ekonomi Lombok yang telah mengganggu identitas budaya daerah yang islami.

Menutup tulisan ini, saya teringat saat di rumah Bupati Lombok Utara, Dr. Habib Ali Zainal Abidin Bilfaqih mengemukakan bahwa bencana Lombok harus dijadikan sebagai sarana bagi ummat Islam bisa bersatu dalam mendukung saudara-saudara muslim di Lombok untuk _move-on_ dengan semangat membangun kembali _A New Lombok_. Lombok baru di masa depan perlu lebih melibatkan *masjid sebagai pusat peradabannya dengan lebih bertumpu pada potensi agro-maritim* yang melimpah. Pariwisata tidak boleh menjadi sektor penghela ekonomi, tapi sebagai sektor ekonomi pelengkap.

Gunung Anyar, 15/9/2018.







Tags:
banner 468x60

19 Responses

  1. omi qqFebruary 18, 2020 at 12:40 am

    … [Trackback]

    […] Find More Information here to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  2. SEOgine Virginia Beach SEOFebruary 24, 2020 at 10:34 am

    … [Trackback]

    […] Read More on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  3. judi poker onlineFebruary 25, 2020 at 7:38 pm

    … [Trackback]

    […] Read More Info here to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  4. The Light Jar Book ReviewMarch 2, 2020 at 10:03 am

    … [Trackback]

    […] Read More on on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  5. KIU-Engineering SchoolMarch 17, 2020 at 7:47 pm

    … [Trackback]

    […] Read More on to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  6. 바카라 사이트 신고March 18, 2020 at 8:44 am

    … [Trackback]

    […] Info on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  7. Denture Implants First Class Dental CareMarch 20, 2020 at 12:45 am

    … [Trackback]

    […] Here you can find 3736 more Information to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  8. 카지노 사이트March 28, 2020 at 12:45 pm

    … [Trackback]

    […] There you can find 4375 additional Info on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  9. ignou synopsisApril 24, 2020 at 10:11 pm

    … [Trackback]

    […] Here you can find 62177 more Info to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  10. get followersApril 26, 2020 at 1:55 am

    … [Trackback]

    […] Read More on to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  11. easy1up review profit passportApril 30, 2020 at 11:35 pm

    … [Trackback]

    […] Find More here on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  12. Dictator DirkMay 17, 2020 at 7:34 pm

    … [Trackback]

    […] Find More on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  13. daftarMay 30, 2020 at 9:04 pm

    … [Trackback]

    […] Find More on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  14. click here to investigateMay 31, 2020 at 1:49 am

    … [Trackback]

    […] Here you will find 40370 more Information to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  15. research firms BuffaloJune 3, 2020 at 12:10 pm

    … [Trackback]

    […] Find More on on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  16. Industrial floor coatingJuly 12, 2020 at 7:59 am

    … [Trackback]

    […] Find More Information here on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  17. weed for saleAugust 4, 2020 at 12:34 am

    … [Trackback]

    […] Read More here on that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  18. DNS CheckerAugust 4, 2020 at 6:15 pm

    … [Trackback]

    […] Read More on to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]

  19. sgp live drawAugust 5, 2020 at 10:18 pm

    … [Trackback]

    […] Find More to that Topic: zonasatunews.com/tokoh-opini/masa-depan-lombok-pasca-gempa/ […]