Menjadi Presiden Mahasiswa, Bagi Saya Adalah Amanah Besar

Menjadi Presiden Mahasiswa, Bagi Saya Adalah Amanah Besar

loading…


Oleh : Shahib Anshari Muhajir, Presiden Mahasiswa Surya Global, Jogjakarta 

Menjadi Presiden Mahasiswa Surya Global bagi saya adalah amanah besar. Walaupun banyak orang yang mengatakan bahwa Surya Global itu adalah kampus kecil. Kampus yang berlokasi di Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Memang benar faktanya, Surya Global mungkin tak sebesar ITB,UI,IPB,UGM,ITS, dan kampus yang lainnya. Tapi bagi saya, saya selalu yakin bahwa dalam kata istilah kecilnya Surya Global, Disana terdapat pintu kecil yang harus diperjuangkan yang akan mampu membuka jalan serta pintu pintu besar menuju Surya Global yang bermanfaat bagi masa depan peradaban Indonesia.

Itulah alasan saya tentang amanah besar tersebut. Amanah yang menuntut untuk bisa membuka pintu kecil, demi terbukanya cita cita besar bersama. Yakni untuk meningkatkan kontribusi kampus ini terhadap pembangunan kebaikan bangsa. semua tidak ada yang mustahil, Banyak mahasiswa yang menyuarakan curahan hatinya tentang kampus saya. Keluh, kesah, sedih bahkan dengan pikiran pesimistis tak ada hentinya dalam kicauan serta gaungan hati mereka. Contohnya, salah satu adik tingkat yang membisikan telinga saya, “Mas kampus kita ini berada di Jogja,kota besar,kotanya pendidikan, tapi kok ketika saya bertanya kampus Surya Global, di persimpangan jalan perkotaan, mereka selalu bingung dan banyak yang gak tau”.

Jika hanya melihat dari satu sisi pandang, saya ingin seperti mereka mencurahkan semua yang dirasakan. Tetapi berangkat dari hal itu justru saya memiliki tekad, bahwa diri saya harus menjadi martir solusi atas apa yang dicurahkan oleh kawan serta adik adik saya. Membangun tahapan demi tahapan gerak, meningkatkan kerja kerja bersama, dan menyebarluaskan dengan mulut, tangan, kaki, menjadi prestasi serta amal bagi kita. Bahwa di masa depan nanti, di pojok jogja, akan ada kampus yang menjadi pusat tauladan serta kampus yang akan memberikan sumbangsih kebaikan bagi peradaban bangsa.

Empat bulan sudah saya memimpin, Bukan waktu yang mudah untuk dilewati. Menyusun tim terbaik yang mampu saling mensimpulkan antara hati, akal serta gerak setiap insan para kawan, memaparkan ide-gagasan dan memantapkannya kepada orang lain. Simpulkan Asa, Simpulkan Kebaikan adalah doktrin yang diterapkan dalam BEM KEMA SSG 2018. Inginku dari doktrin tersebut, semoga selalu ada Asa optimistik bagi setiap diri ketika kita saling mensimpulkan. Serta tangan tangan kerja simpul yang kuat dan tak bisa digoyahkan. Karena dari hal itu kebaikan akan bermula. Memberikan senyuman kepada setiap masyarakat dan membuka cahaya harapan kepada seluruh ummat.

 

Kawan, memulai dan merajut perjuangan di BEM KEMA SSG bukan perkara mudah. Saya butuh belajar, masukan, disertai pengalaman memimpin organisasi sebelumnya. Pemahaman akan peta persoalan dan dinamikanya menjadi demikian penting. Beberapa orang dibelakang saya sudah mewanti-wanti untuk saya tetap bahagia. Jangan sampai kehilangan senyum. Begitu katanya.bahkan ada salah satu dosen ketika saya kuliah, beliau selalu bilang “Hib kenapa toh, kok kayak banyak masalah, kelihatan kusam mukamu”.

Sebetulnya aku malu dikala itu, karena aku tak bisa memberikan senyuman manis bahagia kepada sekitar. Karena sebetulnya prinsipku walapun dalam keadaan capek, lelah, pusing bahkan sakitpun. Tetaplah selalu tersenyum. Karena kawan, sahabat, serta orang di sekitar. Tak mempunyai hak untuk melihat wajah kita suram, pesimis, bahkan tak berdaya.

Menjadi Presiden Mahasiswa, lelah sudah menjadi sebuah keniscayaan. Pagi memikirkan masalah kaderisasi, siang koordinasi program dengan setiap menteri, elemen mahasiswa bahkan lembaga negara. malam berdiskusi gagasan serta ide bersama kawan juang tentang hal apa saja yang mampu kita berikan untuk kemaslahatan ummat. Dan dalam setiap waktu luangnya dijadikan untuk memperkuat daya guna eksternal. Konsolidasi dengan kawan regional bahkan nasional, berkunjung dari sekre ke sekre (kawan UNY,UGM,UNS,UNSOED,UNDIP DLL) hanya sekedar untuk mencari inspirasi gagasan dan menawarkan ide yang kita punyai. Itu semua adalah perangkat, cara saya mensyukuri setiap amanah, mencomot ilmu demi ilmu serta berguru dari setiap kawan,proses,dan keadaan yang seringkali memberikan pelajaran berharga.

Itulah kehidupan, takan bisa lepas dari amanah, susah-senang adalah sebuah proses yang akan selalu ada. Dan apa yang hari ini saya terima, ini semua bukan karena saya. Tapi ini semua karena Allah Swt dan orang-orang yang mendoakan saya. Begitu menikmatinya saya berhadapan dengan banyak mahasiswa, mendengarkan keluhan, menyampaikan aspirasi, berusaha merekatkan ikatan dan menjaga hati-perasaan. Inilah jalan juang.

Terima kasih atas segala awalan yang baik ini. Untuk semua pihak yang terkadang saya tak mampu membalas kebaikan hatinya. Yang saya selalu terpesona karena ketulusannya. Yang membuat saya selalu ingat bahwa hidup adalah soal memperjuangkan. Yang membuat saya tak mau ingkar atas amanah. Yang mengingatkan saya kepada arti keluarga sampai surga.

Sekali lagi, Terima kasih untuk semua kawan, tetaplah disampingku tuk menjadi peneguh dan penguat. Atas dasar cinta, sampai cinta itu berubah menjadi sepenggal firdaus. Salam Cinta,

 

loading…


loading…



Tags: ,
banner 468x60