Sejak Kecil Melihat Dunia

Sejak Kecil Melihat Dunia




Oleh: Ahmad Cholis Hamzah

Ahmad Cholis Hamzah

“A man’s feet should be planted in his country, but his eyes should survey the world” itu adalah kutipan kata-kata bijak dari George Santayana seorang ahli filosofi Amerika Serikat bedarah Spanyol yang lahir tahun 1863 – yang artinya “kaki seseorang itu harus tertanam di ibupertiwinya, tapi matanya harus melanglang buana”.

Saya tidak tahu apakah anak-anak SD Muhammadiyah Salatiga Jawa Tengah itu tertarik dari kata-kata bijak sang filosofer itu, namun mereka muncul diberbagai media yang mewartakan bahwa mereka membuat warganet tercengang karena anak-anak itu melakukan study tour ketiga negara dengan menyewa pesawat Garuda yang harga tiketnya tidaklah murah. Dengan seragam sekolahnya mereka melakukan perjalanan study tour ke Jakarta, Malaysia, Thailand dan Singapura.

Mereka membayar tiket Garuda yang tidak murah itu ternyata dari hasil tabungan yang dilakukan dengan rajin sejak mereka dari kelas 1 sampai 5 SD.

Lalu saya ingat salah satu cucu saya yang nama panggilannya Rere waktu dia di SD Muhammdyah Pucang Sidoarjo sekitar 10 -11 tahun lalu juga dengan rombongan sekolah SD Muhammdyah ini study tour ke salah satu negara bagian di Malaysia dan ibukota Kuala Lumpur. Berita yang sama pada waktu itu adalah study tour anak-anak SD Muhammadiyah Pucang Surabaya ke negara Jepang. Mungkin cucu saya sudah mempunyai pengalaman internasional maka ketika sekarang sedang kuliah di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya itu bersama teman-temannya melakukan kunjungan ke salah satu perguruan tinggi di Singapura dan sekarang sedang persiapan ke Rusia karena diterima di program IISMA atau Indonesia International Student Mobility Awards untuk belajar satu smester di Tomsk State University Rusia.

Mungkin ada study tour yang sama yang dilakukan oleh anak-anak didik kita di Sekolah Dasar di nusantara ini seperti yang dilakukan anak-anak SD Muhammadiyah itu.

Itu merupakan berita yang motivating atau memberi motivasi bahwa mereka sejak kecil ketika menempuh pendidikan di sekolah tingkat bawah sudah memiliki kesadaran untuk memiliki pengalaman internasional exposure atau pengalaman internasional untuk melihat berbagai kemajuan yang terjadi di negara lain.

Alhamdulillah anak-anak, cucu-cucu kita pada jaman sekarang sudah memiliki kesempatan pergi keluar negeri bukan untuk plesir atau berfoya-foya, namun untuk kepentingan pendidikan.

Saya waktu di sekolah di Madrasah Hidayatul Wathon dan SR (Sekolah Rakyat) di Surabaya tahun 1950 an, pergi ke Lamongan saja belum pernah.

Editor : Reyna

Artikel sama dimuat di Optika.id




http://www.zonasatunews.com/wp-content/uploads/2017/11/aka-printing-iklan-2.jpg></a>
</div>
<p><!--CusAds0--><!--CusAds0--></p>
<div style=